About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Kamis, 19 Januari 2017

Market Brief: Global Melemah, IHSG Mixed Berpeluang Menguat Terbatas

Ipotnews – Jelang akhir pekan (Jumat, 20/1), bursa saham Asia dibuka mixed cenderung melemah, pasca penutupan bursa saham Wall Street dan Eropa yang melemah, jelang pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS ke-45, di tengah penguatan dolar AS.

Perdagangan saham Asia hari ini dibuka degan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,58%, tertekan oleh penurunan harga saham di sector pertambangan logam dasar dan keuangan. Penurunan indeks berlanjut menjadi minus 0,61% (-34,68 poin) ke level 5.657,50 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang menguat 0,12% (23,81 poin) di posisi 19.096,06 , setelah sempat naik 0,35% pada sesi awal perdagangan, ditopang oleh kenaikan harga saham di sektor elektronika dan penguatan dolar AS. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melemah 0,22%, dan berlanjut menuruntipis 0,04% di level 2.072,02.

Melanjutkan tren pelemahan Asia, Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,36% menjadi 22.966,53 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China juga dibuka melemah 0,18% di posisi 3.095,82.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dihadapkan pada tren pelemahan indeks saham di bursa global dan regional, setelah kemarin berhasil mempertahankan laju kenaikan indeks setelah sempat terjerembab ke zona merah jelang penutupan bursa. Sejumlah analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih akan berada di dalam rentang konsolidasi, berpotensi menguat dengan didukung aksi beli asing. Secara teknikal indeks bergerak positif mengonfirmasi sinyal rebound menjauhi area oversold, sehingga berpeluang menguat terbatas.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, melemahnya bursa saham Wall Street serta adanya aksi ambil untung di akhir pekan diprediksi menjadi sentimen negatif indeks. Di sisi lain, menguatnya harga minyak mentah diperkirakan menjadi katalis positif. IHSG diprediksi bergerak menguat terbatas dengan kisaran support di level 5.275 sedangkan resist pada level 5.325.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: ADHI [ADHI 2,170 20 (+0,9%)] (Spec Buy, TP: Rp2.210, Support: Rp2.130), INTP [INTP 14,925 125 (+0,8%)] (Spec Buy, TP: Rp15.050, Support: Rp14.800), KAEF [KAEF 2,410 140 (+6,2%)] (Spec Buy, TP: Rp2.550, Support: Rp2.270), MNCN [MNCN 1,690 45 (+2,7%)] (Spec Buy, TP: Rp1.735, Support: Rp1.645).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir melemah, investor bersikap hati-hati menjelang pelantikan Donald Trump sebagai presiden pada Jumat. Reli bursa saham melambat dalam beberapa pekan terakhir karena investor masih mencari rincian kebijakan Trump. Sektor finansial menjadi penekan utama pada indeks S&P 500 dengan pelemahan 0,6%, diikuti oleh sektor utilitas, real estate, dan energi. Rilis data mingguan klaim awal pengangguran turum 15.000 menjadi 234.000, data housing starts periode Desember naik 11.3%, dan indeks kondisi bisnis The Fed Philadephia naik menjadi 23,6 di atas consensus sebesar 15,8.  

Dow Jones Industrial Average turun 0,37% (-72,32 poin) ke posisi 19.732,4.
Standard & Poor’s 500 tergerus 0,36% (-8,20 poin) menjadi 2.263,69.
Nasdaq Composite melemah 0,28% (-15,57 poin) di posisi 5.540,08.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange turun 0,29% menjadi US$24,21.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir melemah, tertekan pernyataan Presiden ECB setelah keputusan Bank Sentral Eropa itu untuk mempertahankan suku bunga dan program pembelian asset. Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,06% ke level 362. Analis mencemaskan kebijakan dan pernyataan Presiden ECB yang tak berubah sedikitpun kendati terjadi perbaikan data ekonomi dan inflasi zona euro.

FTSE 100 London melorot 0,54% (-39,17 poin) ke level 7.208,44.
DAX 30 Frankfurt melemah 0,02% (-2,50 poin) di posisi 11.596,89.
CAC 40 Paris turun 0,25% (-12,26 poin) menjadi 4.841,14.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi ditutup, terpengaruh oleh rilis sejumlah data ekonomi AS yang positif. Rilis data pembangunan perumahan awal (housing starts) sepanjang Desember naik 11,3% dibanding November, atau 5,7% dibanding tahun lalu, mencapai 1,226 juta, mengalahkan konsensus pasar. Data angka pendahuluan klaim awal penganguran hingga akhir pekan lalu mencapai 234.000, turun 15.000 dibanding angka revisi pekan sebelumnya, dengan rata-rata sebesar 246.750 selama empat pecan terakhir, terendah sejak 3 November 1973 yang tercatat sebesar 244.000. Indeks Dolar yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang Negara maju naik 0,23 persen menjadi 101,16.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.0661

-0.0003

-0.03%

5:46 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.2335

-0.0007

-0.06%

5:46 PM

Yen (USD-JPY)

115.04

0.18

+0.16%

5:46 PM

Yuan (USD-CNY)

6.8720

0.0224

+0.33%

10:26 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,375.50

29.00

+0.22%

3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com,19/1 /2017 (ET)

Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga dini hari tadi bergerak menguat, didukung oleh pernyataan Badan Energi Internasional. Laporan terbaru IEA menyebutkan pasar minyak global semakin ketat, bahkan sebelum OPEC dan sejumlah produsen minyak dunia menerapkan kesepakatan pemotongan output. Pasokan minyak dunia turun lebih dari 0,6 juta barel per hari sepanjang Desember, menjadi 97,6 juta barel per hari. Produksi minyak mentah OPEC, tidak termasuk Indonesia, menyusut 320.000 bph menjadi 33,09 juta bph pada Desember. Namun persediaan minyak komersial AS hingga pekan lalu naik 2,3 juta barel menjadi 485,5 juta barel, jauh di atas ekspektasi pasar.

HArga minyak WTI untuk pengiriman Februari, naik 29 sen menjadi US$51,37 per barel.
Harga minyak Brent untuk penyerahan Maret, naik 34 sen menjadi US$54,26 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi berakhir melorot, merespons rilis sejumlah data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan dan apresiasi dollar AS, meskipun Wall Street melemah.Perbaikan sejumlah data ekonomi AS tersebut mendukung pernyataan pimpinan Federal Reserve AS sehari sebelumnya tentang kenaikan suku bunga AS secara bertahap. Investor tidak banyak bertransaksi menunggu pelantikan Presiden AS, Jumat ini.

Harga emas untuk pengiriman Februari turun US$10,6 (-0,87%) menjadi US$1.201,50 per ounce.
Harga emas di pasar spot turun 0,2% menjadi US$2.201,76 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news