![]()
Asia Memasuki hari keempat bulan ini, bursa saham Asia kembali dibuka menghijau, terinspirasi oleh positifnya pergerakan harga saham di bursa AS dan Eropa, dilumasi oleh kenaikan harga minyak mentah di bursa global yang telah memasuki hari ketiga. Indeks Nikkei 225, Jepang dibuka menguat 1,23% menjadi 17.549,30, setelah mendarat di zona merah pada Selasa kemarin. Indeks saham S&P/ASX 200 mengawali hari nilai positif melanjutkan penguatan sehari sebelumnya berkat dorongan penurunan suku bunga dari bank sentral Australiia (RBA). Pagi ini (08.00 WIB), ASX 200 sudah mencatatkan kenaikan 1,33% menjadi 5.783,20. Pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan melanjutkan reli sepanjang hari kemarin, melalui tahap konsolidasi. Sejumlah analis memperkirakan, hari ini IHSG masih akan melanjutkan pola uptrend, dan diharapkan bisa mempertahankan level support dalam upaya melewati all time resistance di level 5.330. Time riset Indo Premier meemperkirakan penguatan bursa global akan memberikan sentimen positif bagi IHSG dan diprediksi akan menguat dengan support 5.270 dan resist 5.310. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:LPKR [LPKR 1,115 Amerika Serikat dan Eropa Harga saham di bursa Wall Street sepenjang hari lalu (Selasa,3/2) bergerak lincah, diwarnai dengan melesatnya pergerakan sejumlah harga saham, didorong oleh kenaikan harga minyak dan optimisme terhadap Yunani. Sentimen positif juga dipicu oleh meningkatnya data penjualan mobil, aktivitas merger dan akusisi. Indeks Dow Jones Industrial Average melambung 305,36 poin, atau 1,8%, menjadi 17.666,40. Indeks Nasdaq Composite naik 51,05 poin, atau 1,1%, menjadi 4.727,74, dan S&P 500 melonjak 29,18, atau 1,4% menjadi 2.050,03. Indeks harga saham di bursa utama Eropa, kemarin juga bergairah disokong oleh harga saham-saham energi yang terdongkrak oleh kenaikan harga minyak dan rencana Athena untuk menyelesaikan utang-utangnya. Indeks bursa London, FTSE 100 naik 1,32% menjadi 6.871,80. Indeks CAC 40 Paristumbuh 1,09% persen menjadi 4.677,90. Indeks DAX 30, Frankfurt ditutup di level 10.890,95 poin, naik 0,58%. Nilai Tukar Dolar AS Pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di bursa New York pagi tadi didominasi pelemahan terhadap sebagian besar mata uang utama. Nilai tukar dolar AAS trurun terhadapmata uang euro, yuan dan poundsterling. Sikap positif pemerintahan baru Yunani dalam upaya penyelesaian utang dan pelemahan data output manufaktur AS pada Desember lalu, memperberat laju dolar untuk mencatatkaan kenaikan nilai tukar. Laju nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini diperkirakan akan melanjutkan penguatan yang didorong sejumlah sentimen positif di pasar Asia. Nilai Tukar Dolar AS saat penutupan bursa New York, Senin,2 Februari 3, 2015
Komoditas Selasa (3/2) adalah hari ketiga kenaikan harga minyak mentah di bursa New York dan London. Harapan akan naiknya kembali permintaan energi global dan pengurangan produksi yang bisa menekan pasokan, mendorong laju harga minyak. Harga minyak WTI untuk pengiriman Maret, melaju kencang dan pagi tadi ditutup dengan rekor kenaikan sekitar 7%, penutupan tertinggi sejak akhir Desember lalu. Harga minyak Brent untuk pengiriman Maret menguat US$3,16 atau 5,8 persen, menjadi US$57,91 per barel, angka terbaiksejak 30 Desember. Emas Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange pagi ditutup dengan mencatatkan penurunan, tertekan kenaikan tajam pasar ekuitas Amerika Serikat karena para pedagang memperbarui selera terhadap risiko.
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
About
IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.
Selasa, 03 Februari 2015
Market Brief 4 Februari 2015 : Morning
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar