Perdagangan saham hari ini dibuka dengan membukukan pelemahan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,36 persen, terseret kejatuhan harga saham sektor industry hingga 3,39 persen. Penurunan indeks berlanjut menjadi minus 0,41% (-23,15 poin) ke level 5.631,60 pada pukul 8:20 WIB.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang melorot 0,91% (-174,51 poin) ke level 18.963,40, setelah dibuka anjlok 1,25%, tertekan oleh penguatan yen pada pembukaan pasar Asia. Indeks Kospi Korea Selatan, dibuka cenderung mendatar, dan bergerak menguat 0,10% menjadi 2.067,58.
Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka menguat 0,18% di posisi 22.926, pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China juga dibuka naik 0,07% ke level 3.125,42.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dihadapkan pada kesenderungan penurunan indeks di bursa Asia, setelah terbenam di zona merah sepanjang sesi perdagangan akhir pekan lalu. Sejumlah analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan diwarnai oleh laporan keuangan sejumlah emiten, dan pergerakan harga komoditas. Indeks diprediksi mixed berusaha menguat, meskipun secara teknikal cenderung masih mengalami konsilidasi.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya bursa saham Wall Street serta harga minyak mentah diprediksi menjadi sentimen positif indeks pada hari ini. Mulai masuknya musim laporan keuangan diperkirakan juga ikut menambah katalis positif. IHSG diprediksi bergerak menguat dengan kisaran support di level 5.220 sedangkan resist pada level 5.285.
Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: MAPI [MAPI 5,200
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street akhir pekan lalu ditutup menguat, setelah Donald Trump secara resmi dilantik menjadi Presiden AS ke 45, yang diiringi penurunan kurs dolar AS. Pasar bergerak mendatar dalam sebulan terakhir, di tenga penantian investor akan detil program kebijakan yang ditawarkan Trump. Dalam pidato pelantikannya Trump menyebutkan bahwa setiap keputusan kesepakatan perdagangan, perpajakan, imigrasi, masalah luar negeri harus memberi benefit bagi pekerja dan warga AS. AS harus melindungi perbatasannya dari perusak produk dan lapangan kerja AS. Setelah upacara pelantikan, Gedung Putih mengumumkan rencana renegosiasi AFTA, dan akan membatalkannya kecuali terdapat perubahan kesepakatan.
Dow Jones Industrial Average melaju 0,48% (94,85 poin) menjadi 19.827,25.
S&P 500 naik 0,38% (7,62 poin) ke level 2.271,31..
Nasdaq Composite menguat 0,28% (15,25 poin) di posisi 5.555,33.
Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange turun 1,28% menjadi US$23,90.
Bursa saham utama Eropa akhir pekan lalu ditutup cenderung menguat, di tengah penantian investor terhadap pidato pelantikan Donald Trump sebagai presiden AS, menunggu apakah Trump dapat terus menjaga ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Indeks Stoxx Europe 600 turun tipis 0,07% ke level 362,58, dipimpin kenaikan sektor konstruksi. Saham-saham perbankan menguat, namun indeks FTSE 100 Inggris melemah membukukan penurunan mingguan pertama dalam tujuh pekan terakhir.
FTSE 100 London turun 0,14% (10,00 poin) menjadi 7.198,44.
DAX 30 Frankfurt naik 0,29% (33,24 poin) ke level 11/630,13.
CAC 40 Paris menguat 0,20% (9,53 poin) di posisi 4.850,67.
Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, akhir pekan lalu ditutup melemah, tertekan oleh isi pidato pelantikan Presiden AS yang cenderung proteksionistik, namun tidak menyentuh kebijakan ekonomi dan perdagangan secara komprehensif. Trump menjanjikan akan membangun infrastruktur negara dengan prinsip: membeli (produk) Amerika dan mempekerjakan (warga) Amerika. Ketidakpastian pasar masih membayangi pergerakan dolar AS. Indeks dolar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata negara maju, turun 0,37 persen menjadi 100,78.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot
|
Currency |
Value |
Change |
% Change |
|
Euro (EUR-USD) |
1.0703 |
0.0039 |
+0.37% |
|
Poundsterling (GBP-USD) |
1.2375 |
0.0033 |
+0.27% |
|
Yen (USD-JPY) |
114.62 |
-0.24 |
-0.21% |
|
Yuan (USD-CNY) |
6.8765 |
0.0045 |
+0.07% |
|
Rupiah (USD-IDR) |
13,410.00 |
34.50 |
+0.26% |
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges akhir pekan lalu ditutup menguat sekitar 2 persen didorong ekspektasi bahwa pertemuan negara-negara OPEC dan non-OPEC pada akhir pekan lalu akan memperkuat kepatuhan pada kesepakatan pemangkasan produksi. Sementara itu, rilis data cadangan minyak AS per 13 Januari secara tak terduga naik 2,3 juta barel, sementara produksi kilang menurun tajam. Laporan mingguan Baker Hughes menyebutkan jumlah rig yang beroperasi di AS hingga akhir pekan lalu naik 29 unit menjadi 551 rig
Harga minyak WTI untuk pengiriman Februari, naik US$1,05 (2%) menjadi $52,42 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman Maret naik US$1,34 (2,5%) menjadi $55,50 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange akhir pekan lalu ditutup menguat , ditopang oleh pelemahan dolar AS. Analis mengatakan, investor menunggu realisasi dari retorika Trump, dan setiap bentuk penyangkalan akan mendorong kenaikan harga emas.
Harga emas untuk pengiriman Februari naik US$3,4 (0,28%), menjadi US$1.204,90 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik 0,64% menjadi US$1.21`2,47 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar