About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Selasa, 10 Januari 2017

Market Brief: Global Cenderung Menguat, IHSG Minim Sentimen Positif

Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini (11/1) dibuka menguat di tengah kejatuhan harga minyak dunia dan penguatan harga komoditas pertambangan, jelang konferensi pers Presiden AS terpilih Donald Trump, hari ini.

Perdagangan saham Asia hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,27 persen pada sesi awal perdagangan, didukung oleh kenaikan harga saham di sektor pertambangan logam dasar pasca rilis data inflasi China. Laju indeks menguat menjadi 0,38% (22,10 poin) ke level 5.782,80 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang naik 0,41% (78,74 poin) menjadi 19.380,18, setelah dibuka menguat 0,26% terpengaruh kenaikan indeks dolar pada pembukaan bursa Asia. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,37% dan berlanjut melesat 0,80% ke level 2.061,42.

Melanjutkan tren kenaikan di Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,31% ke level 22.816,01 pada pukul 8:35 WIB. Namun indeks Shanghai Composite, China dibuka melemah 0,16% di posisi 3.156,69.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dihadapkan pada tren penguatan indeks di bursa regional di tengah kenaikan harga komoditas dunia, setelah kemarin gagal bertahan di zona hijau dan ditutup di teritori negatif. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini akan cenderung menguat terpengaruh oleh fluktuasi harga komoditas dan stabilitas rupiah. Namun minimnya sentimen positif berpotensi menekan laju indeks yang secara teknikal masih berada di area jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, bervariasinya bursa saham Wall Street serta turunnya harga komoditas diprediksi menjadi sentimen negatif indeks. Di sisi lain indeks yang masih ditopang dengan naiknya cadangan devisa negara diperkirakan menjadi katalis positif. IHSG diprediksi bergerak menguat terbatas dengan kisaran support pada level 5.275 sedangkan resist di level 5.345.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: WTON [WTON 845 -5 (-0,6%)] (Spec Buy, TP: Rp870, Support: Rp835), RALS [RALS 1,220 -5 (-0,4%)] (SELL, resist: Rp1.250, Support: Rp1.200), SSIA [SSIA 466 6 (+1,3%)] (Spec Buy, TP: Rp472, Support: Rp436), LSIP [LSIP 1,710 -10 (-0,6%)] (SoS, TP: Rp1.765, Support: Rp1.675).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir variatif dengan membukukan rekor tertinggi pada indeks Nasdaq Composite, di tengah kejatuhan harga minyak. Investor cenderung wait and see jelang dimulainya musim laporan keuangan perusahaan kuartal keempat 2016. Data terbaru Thomson Reuters mengindikasikan laba gabungan perusahaan-perusahaan S&P 500 di kuartal keempat 2016 diperkirakan naik 5,8 persen (year-on-year), sedangkan pendapatan diperkirakan meningkat 4,4 persen. Harga saham emiten perbankan meningkatm sedangkan harga saham emiten terkait minyak melorot hingga 0,95%. Presiden AS terpilih Donald Trump dijadwalkan menggelar konferensi pers Rabu ini.

Dow Jones Industrial Average melemah 0,16% (-31,85 poin) menjadi 19.855,53.
S&P 500 bergeming di posisi 2.268,90.
Nasdaq Composite menguat 0,36% (20,00 poin) ke level 5.551,82.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange naik tipis 0,04% menjadi US$24,61.

Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir menguat denganmemperpanjang rekor tertinggi indeks FTSE 100 Inggris. Penguatan indeks didukung oleh saham emiten ritel, dan reli harga saham pertambangan mengimbangi pelemahan di sektor finansial. Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,11% ke level 364,07. Investor bereaksi positif terhadap rilis data inflasi China dan volatilitas poundsterling di pasar uang.

FTSE 100 London naik 0,52% (37,70 poin) menjadi 7.275,47.
DAX 30 Frankfurt menguat 0,17% (19,31 poin) di posisi 11.583,30.
CAC 40 Paris bergeming di kisaran 4.888,23.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi berakhir menguat jelang konferensi pers pertama Presiden AS terpilih, Donald Trump, Rabu ini. Investor cenderung berfluktuasi mengantisipasi pernyataan Trump yang dikhawatirkan akan bersikap agresif dalam beberapa isu seperti kebijakan perdagangan dan hubungan dengan China. Pasar berada dalam ketidakpastian, menunggu susunan kabinet Trump. Indeks Dolar AS, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju naik 0,09 persen menjadi 102,020.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.0558

0.0004

+0.04%

5:44 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.2173

-0.0004

-0.03%

5:44 PM

Yen (USD-JPY)

115.75

-0.02

-0.02%

5:44 PM

Yuan (USD-CNY)

6.9215

-0.016

-0.23%

9:58 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,307.50

-54.00

-0.40%

3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com,10/1 /2017 (ET)

Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchange hingga pagi tadi bergerak melemah, turun lebih dari dua persen melanjutkan penurunan sesi sebelumnya. Keraguan akan pelaksanaan kesepakatan global untuk mengurangi produksi antara OPEC dan negara-negara non-OPEC, seperti Rusia, terus menghantui pasar, dan diperlemah oleh penguatan dolar. Departemen Energi AS merevisi prakiraan produksi minyak 2017, menjadi 110.000 barel per hari, lebih besar dari prakiraan bulan lalu sebesar 80.000 bph.

Harga minyak WTI untuk pengiriman Februari, turun US$1,14 (-2,2%) menjadi US$50,82 per barel.
Harga minyak Brent untuk penyerahan Maret, turun US$1,26 (-2,3%) menjadi US$53,68 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup dengan melanjutkan reli, menguat di level tertinggi dalam sebulan terakhir. Pasar bereaksi positif mengantisipasi konferensi pers Donald Trump dan ketidakpastian Brexit. Kuatnya permintaan emas di China jelang Tahun Baru Imlek menjadi mendorong utama kenaikan harga emas dunia.

Harga emas untuk pengiriman Februeari naik 0,16% menjadi US$1.186,70 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik 0,44% menjadi US$1.186,36 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news