About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Kamis, 08 Desember 2016

Market Brief: Reli Global Berlanjut, IHSG Berpeluang Menguat

Ipotnews - Jelang akhir pekan (Jumat,9/12) bursa saham Asia dibuka mixed, berusaha melanjutkan reli kenaikan indeks di bursa saham Eropa dan Wall Street, ditopang keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) melanjutkan program pelonggaran kuantitatif hingga akhir 2017.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka dengan mencatatkan kenaikan tipis 0,19 persen, didukung kenaikan harga saham sektor energi dan sektor keuangan. Kenaikan indeks berlanjut menjadi 0,31% (16,97 poin) di level 5.560,60 pada pukul 8:05 WIB.

Pada jam yang indeks Nikkei 225, Jepang bergerak menguat 0,45% (84,39 poin) ke level 18.849,86, setelah dibuka naik 0,47% ditopang pelemahan yen terhadap dolar AS. Namun indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melorot 0,49 persen jelang pemungutan suara parlemen yang dapat memakzulkan Presiden Park Geun-hye, dan berlanjut turun 0,40% menjadi 2.022,99.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,42% ke level 22.765,84 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China juga dibuka melemah 0,19% di posisi 3.209,34.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari dihadapkan pada tren penguatan indeks di bursa saham global dan regional, setelah kemarin berhasil keluar dari tekanan aksi jual dan berlabuh di zona hijau menembus level 5.300. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi untuk melanjukan penguatan yang berkelanjutan. Namun masih berlangsungnya gelombang aksi jual asing berisiko menekan IHSG ke bawah 5.300.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya bursa saham Wall Street serta naiknya harga minyak mentah dunia diprediksi menjadi sentimen positif indeks. IHSG diprediksi bergerak menguat dengan target support di level 5.270 sedangkan resist pada level 5.340.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: PTPP [PTPP 3,990 20 (+0,5%)] (Spec Buy, TP: Rp4.080, Support: Rp3.900), CTRA [CTRA 1,410 50 (+3,7%)] (Spec Buy, TP: Rp1.450, Support: Rp1.370), RALS [RALS 1,195 45 (+3,9%)] (Spec Buy, TP: Rp1.220, Support: Rp1.170), JPFA [JPFA 1,660 110 (+7,1%)] (Spec Buy, TP: Rp1.770, Support: Rp1.550).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berkahir dengan kembali mencetak rekor tertinggi melanjutkan reli selama sebulan setelah terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS. Keputusan kebijakan moneter ECB untuk mempertahankan suku bunga dan memperpanjang program pelonggaran kuantitatif hingga Desember 2017, mendongkrak harga saham sektor keuangan. Klaim penganguran mingguan sesuai ekepektasi, sebesar 258.000.

Dow Jones Industrial Average naik 0,33% (65,19 poin) ke level 19.614,81.
Standard & Poor’s 500 menguat 0.22% (4,84 poin) menjadi 2.246,19.
Nasdaq Composite melaju 0,44% (23,60 poin) di posisi 5.417,36.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange naik 0,41% menjadi US$24,65.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup dengan membukukan penguatan, ke level tertinggi dalam 11 bulan terakhir, menyusul keputusan ECB untuk mengurangi pembelian obligasi bulanan yang memicu kenaikan imbal hasil obligasi zona euro, dan mendorong harga saham perbankan. Indeks Stoxx Europe 600 naik 1,23% menjadi 351,96. ECB menyatakan akan tetap melanjutkan program pelonggaran kuantitatif senilai 80 miliar euro, namun akan mengurangi nilai pembelian aset menjadi 60 miliar euro per bulan per April 2017. Harga saham sektor pertambangan dasar menguat, didorong oleh rilis data perdagangan China yang positif.

FTSE 100 London menguat 0,42% (29,32 poin) menjadi 6.931,55.
DAX 30 Frankfurt melambung 1,75% (192,73 poin) ke level 11.179,42.
CAC 40 Paris melaju 0,87% (40,76 poin) di posisi 4.735,48.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS di pasar uang New York, pagi tadi ditutup dengan mencatatkan kenaikan lebih dari 1 persen terhadap euro, setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk memperpanjang program pembelian aset sampai akhir tahun depan. Rilis angka pendahuluan klaim pengangguran hingga akhir pekan lalu mencapai 258.000, turun 10.000 dari angka revisi pekan sebelumnya. Indeks Dolar yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju, naik 0,89 persen menjadi 101,120.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.0613

-0.0002

-0.02%

5:56 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.2578

-0.0008

-0.06%

5:56 PM

Yen (USD-JPY)

114.10

0.06

+0.05%

5:53 PM

Yuan (USD-CNY)

6.8910

0.0143

+0.21%

10:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,286.50

-46.50

-0.35%

3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 8/12/2016 (ET)

Komoditas

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchange, hingga dini hari tadi bergerak menguat ditopang optimisme bahwa OPEC dan non-OPEC akan memenjaga kesepakatan mereka untuk menurunkan produksi. Investor menunggu pertemuan antara OPEC dan produsen non-OPEC akhir pekan ini untuk membahas kesepakatan lanjutan penurunan produksi. Rilis angka persediaan minyak mentah AS akhir pekan lalu, turun 2,4 juta barel, namun stok di pelabuhan Cushing Oklahoma naik 3,8 juta barel, tertinggi sejak 2009.

Harga minyak WTI untuk penyerahan Januari, naik US$1,07 (2,2%) menjadi US$50,84 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman Februari, naik 94 sen (1,8%) menjadi US$53,94 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi berakhir turun, terpengaruh keputusan kebijakan ECB yang melambungkan dolar AS. Emas berada di bawah tekanan lebih lanjut setelah laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim pengangguran awal turun 10.000 ke level 258.000 pada pekan ketiga Desember. Investor juga mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga bank sentral AS selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal, pekan depan

Harga emas untuk pengiriman Februari turun US$5,1 (-0,43%) menjadi US$1.172,40 per ounce.
Harga emas di pasar spot  turun 0,2% menjadi US$1,171,16 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news