About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Minggu, 18 Desember 2016

Market Brief: Asia Cenderung Melemah, Penguatan Rupiah Jadi Katalis Positif IHSG

Ipotnews - Awali pekan ini (Senin,19/12) bursa saham Asia dibuka mixed cenderung melemah, di tengah penguatan harga minyak pada pembukaan bursa Asia. Rilis data perdagangan Jepang periode November yang lebih baik dari ekspektasi.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200 Australia naik 0,5% jelang pengumuman anggaran nasional Australia yang berpotensi menekan rating kredit triple-A negara tersebut. Laju indeks menguat menjadi 0,73% (40,17 poin) ke level 5.573,10 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, bergerak turun 0,20% (-39,77 poin) ke level 19.361,39, setelah dibuka melemah 0,18% tertekan oleh penguatan nilai tukar yen. Surplus perdagangan menyempit menjadi 153 miliar yen, jauh di bawah ekspektasi 227 miliar yen, ekspor turun 0,4% dan impor turun 8,8%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka turun 0,08%, dan berlanjut susut 0,19% menjadi 2.038,29.

Melanjutkan tren pelemahan, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,34% ke posisi 21.945,84 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China melemah 0,07% di posisi 3.120,70.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks saham global yang bervariasi pada akhir pekan lalu, dan kecenderungan pelemahan di bursa saham Asia pagi ini, setelah berakhir di zona merah pada akhir pekan lalu. Sejumlah analis memperkirakan pergerakan INSG hari ini masih berpotensi menguat, mendukung pola uptrend jangka pendek. Indeks berpeluang berbalik menguat.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, melemahnya bursa saham Wall Street serta adanya ketegangan geopolitik diprediksi menjadi sentimen negatif indeks. Di sisi lain menguatnya harga minyak mentah dan nilai tukar yang kembali menguat diperkirakan menjadi katalis positif indeks. IHSG diprediksi bergerak melemah terbatas dengan target support di level 5.200 sedangkan resist pada level 5.260.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:LSIP [LSIP 1,815 5 (+0,3%)] (Spec Buy, TP: Rp1.830, Support: Rp1.790), AISA [AISA 1,970 -30 (-1,5%)] (SoS, TP: Rp2.070, Support: Rp1.930), CPIN [CPIN 3,220 -30 (-0,9%)] (Spec Buy, TP: Rp3.310, Support: Rp3.190), BWPT [BWPT 250 4 (+1,6%)] (SELL, Resist: Rp252, Support: Rp240).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah terpengaruh oleh meningkatnya kekhawatiran akan konflik geopolitik dan tekanan harga saham keuangan. AS memprotes China, karena kapal perang China menangkap drone bawah laut yang diluncurkan kapal AS di perairan Laut China Selatan, dan menuntut pengembalian drone tersebut. Indeks S&P 500 terbebani oleh penurunan harga saham Oracle anjlok lebih dari 4 persen.

Dow Jones Industrial Average melemah 0,04% (-8,83 poin) di posisi 19.843,41.
S&P 500 turun 0,18% (-3,96 poin) ke level 2.258,07.
Nasdaq Composite melorot 0,36% (-19,60 poin) menjadi 5.437,16.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange turun 0,50% menjadi US$23,79.

Bursa saham utama Eropa akhir pekan lalu ditutup menguat membukukan rekor tertinnggi dalam satu tahun, dipimpin kenaikan harga saham sektro energi dan perminyakan, didorong perpindahan dana-dana obligasi ke saham. Indeks Stoxx Europe 600 menguat 0,34% menjadi 360,02, naik 1,3% sepenjang pekan lalu. Pelemahan harga saham perbankan menghambat laju indeks.

FTSE 100 London menguat 0,18% (12,63 oin) di posisi 7.011,64.
DAX 30 Frankfurt naik 0,33% (37,61 poin) menjadi 11.404,01.
CAC 40 Paris tumbuh 0,29% (14,04 poin) ke level 14.833,27.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, akhir pekan lalu ditutup melemah terhadap sebagian besar mata uang lainnya tertekan oleh aksi ambil untung para investor setelah sempat menyentuh nilai tertinggi 14 tahun. Indeks dolar yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju turun 0,12% menjadi 102,900.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Euro (EUR-USD)

1.0451

0.0037

+0.36%

Poundsterling (GBP-USD)

1.2496

0.0078

+0.63%

Yen (USD-JPY)

117.93

-0.25

-0.21%

Yuan (USD-CNY)

6.9615

0.0148

+0.21%

Rupiah (USD-IDR)

13,395.00

11.00

+0.08%

Sumber : Bloomberg.com, 16/12/2016 (ET)

Komoditas

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchange, akhir pekan lalu bergerak menguat dan ditutup dengan mencatatkan penguatan sekitar 2 persen, terpengaruh oleh pelemahan dolar AS. Laju harga minyak terhambat oleh laporan Baker Hughes, bahwa jumlahrig minyak AS yang beroperasi hingga pekan lalu naik 12 rig menjadi 510 rig, tertinggi sejak akhir Januari. Rusia menyatakan, semua perusahaan minyaknya bersedia mengurangi  produksi.  Goldman Sachs mengekspektasikan harga minyak WTI akan naik menjadi US$57,50 per barrel pada kuartal kedua 2017. Harga minyak Brent akan mencapai US$55-US$60 setelah semester pertama 2017.

Harga minyak WTI untuk penyerahan Januari naik US$1,00 (2%) menjadi US$51,90 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman Februari naik US$1,17 (2,2%) menjadi US$55,19 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange akhir pekan lalu ditutup dengan membukukan teknikal "rebound" setelah jatuh secara dramatis sehari sebelumnya. Pelemahan dolar AS ikut mendongkrak harga emas. Laporan "housing starts" atau rumah yang baru dibangun mencapai 1.090 unit dan izin mendirikan bangunan pada tingkat 1.201 unit, jauh lebih buruk dari yang diharapkan. Berita penyitaan drone bawah laut AS oleh kapal perang China, menambah penguatan harga emas.

Harga emas untuk pengiriman Februari naik US$7,6 (0,67%) menjadi US$1.137,40 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi US$1.134,11 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news