Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada penutupan perdagangan hari Senin (1/2) setelah bergerak di zona merah pada sepanjang sesi. IHSG naik 0,20% (naik 9,47 poin) ke posisi 4624,63 poin di tengah bursa Asia yang bergerak variatif.
Indeks LQ45 naik 0,38% ke posisi 803,02 poin. Jakarta Islamic Index (JII) turun -0,27% ke posisi 611,10 poin. Indeks IDX30 turun -0,05 ke level 418,70 poin. Indeks Sri Kehati melemah -0,82% ke posisi 269,51 poin. Indeks SMInfra 18 turun -0,68% ke level 321,45 poin.
Nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp5,128 triliun. Volume perdagangan sebanyak 3,795 miliar saham. Sementara itu pemodal asing membukukan net buy senilai Rp408 miliar.
Sektor:
Consumer 1,44%.
Agri -1,26%.
Manufaktur -0,64%.
Misc-ind -1,28%.
Mining -1,27%.
Infrastruktur -0,18%.
Trade 0,97%.
Finance -0,01%.
Properti -1,11%.
Basic-ind 0,04%.
Emiten unggulan dalam indeks LQ45 yang menguat adalah MNCN (+3,4%), HMSP (+3,3%). JSMR (+3,0%), MPPA (+2,4%). ASRI (+2,2%). SILO (+1,9%). CPIN (+1,6%). PWON (+1,1%). INDF (+1,2%) dan BBCA (+1,0%). Sedangkan saham LQ45 yang bergerak melemah TBIG (-4,4%). BSDE (-4,0%). SRIL (-3,0%). MYRX (-3,0%). LSIP (-2,8%). WIKA (-2,0%). PTPP (-1,9%). ADRO (-1,9%). ADRO (-1,9%). PTBA (-1,8%) dan ASII (-1,6%).
Saham-saham paling aktif diperdagangkan TLKM, SSMS, EXCL, PWON, SRIL, BMTR, BBNI, ASII, MYRX dan ELSA.
Sementara itu 10 saham Top Gainers adalah FPNI, BRPT, BIMA, TIRA, RAJA, KBLM, DART, PRAS, VIVA dan GLOB.
Adapun 10 saham top losers BSSR, OKAS, BTEK, LION, SMRU, PTSN, BACA, GOLL, MBSS dan JKON.
Nilai Tukar Rp/USD: Rupiah menguat 0,39% ke level Rp13.632 per dolar AS.
Bursa Asia:
Pasar saham Asia bergerak variatif pada penutupan trading hari Senin (1/2) disertai mayoritas indeks di Australia, Jepang dan Korea Selatan memperpanjang laju kenaikan pasca Bank of Japan yang menerapkan kebijakan bunga negatif pada Jumat akhir pekan lalu.
Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 346,93 poin. Indeks Kospi naik 12,76 poin dan indeks ASX 200 di Australia menguat 38,07 poin. Sementara bursa Hong Kong melemah. Begitu pula dengan pasar saham China.
Evan Lucas, analis Spreadbetter IG menilai Bank of Japang yang mengubah likuiditas mengalir ke pasar Asia. Semua tampak sebagai sentimen positif makro.
Data indeks manufaktur China ke level 49,4 pada periode Januari, meleset tipis dari perkiraan sebesar 49,6 poin. Manufaktur China masih menunjukkan pelemahan.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) naik 1,98% (346,93 poin) ke posisi 17.865,23 poin.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) melemah -0,45% (-87,61 poin) ke level 19.595,50 poin.
Indeks Shanghai (China) turun -1,78% (-48,75 poin) ke posisi 2.688,85 poin.
Indeks Strait Times (Singapura) turun -1,0% (26,70 poin) ke level 2.602,41 poin.
Bursa Eropa:
Indeks utama pasar saham Eropa bergerak datar pada sesi pembukaan perdagangan hari Senin (1/2) pagi waktu setempat.
Indeks FTSE 100 (Inggris) naik 0,5% ke level 6.113,1 poin.
Indeks DAX 30 (Jerman) naik 0,3% ke posisi 9.823,7 poin.
Indeks CAC 40 (Perancis) flat ke level 4.418,1 poin.
Oil:
Laju kenaikan harga minyak tertahan di bursa komoditi Asia pada perdagangan hari Senin (1/2). Harga minyak tertekan sentimen apresiasi nilai tukar dolar AS yang menyebabkan harga komoditi dalam mata uang dolar AS lebih mahal. Nilai tukar dolar AS menguat setelah Bank of Japan mengadopsi kebijakan suku bunga negatif.
Harga minyak jenis WTI turun 51 sen menjadi 33,11 USD per barel. Sedangkan jenis Brent melemah 59 sen menjadi 35,40 USD per barel.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__IHSG_Berbalik_Arah_Menanjak_0_2_Persen&level2=newsandopinion&id=4102603&img=level1_topnews_2&urlImage=IHSG3.jpg#.Vq87kNKqqko
Tidak ada komentar:
Posting Komentar