About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Minggu, 27 Desember 2015

Market Break: Hari Pertama Pekan Terakhir Tahun 2015, IHSG Lompat 27,12 Poin

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan jeda perdagangan hari Senin (28/12). IHSG ke posisi 4.549,77 poin setelah melompat 0,6 persen (27,12 poin).

Indeks LQ45 naik 0,85% ke posisi 784,74 poin. Indeks JII naik 0,55% ke level 596,52 poin. Indeks IDX30 naik 0,86% ke level 410,92 poin. Indeks Sri Kehati naik 0,89 persen ke level 263,08 poin dan Indeks SMInfra 18 naik 0,32 persen ke posisi 317,14 poin.

Nilai transaksi senilai Rp1,851 triliun. Volume trading 2,515 miliar saham. Pemodal asing jual bersih (net sell) -Rp75 miliar.

Sektor
Consumer 0,16%
Agri 0,79%
Manufaktur 0,12%
Misc-ind 0,68%
Infrastruktur 0,29%
Mining 0,84%
Trade 0,85%
Finance 1,14%
Properti 1,06%
Basic-ind -0,63%.

Saham-saham yang tergabung dalam sektor properti dan finance paling kuat menopang laju IHSG ke zona hijau. Sektor finance menguat paling signifikan dengan dukungan saham-saham seperti BRI 2,0%. Bank Mandiri 0,6%. BCA 1,3%. BCA 1,3%. BNI 1,6%.

Sementara itu saham-saham properti yang menguat adalah BSDE 2,6%. PTPP 2,0%. LPKR 1,4%. Satu-satunya sektor yang bergerak melemah adalah industri dasar (basic-ind). Harga saham saham sektor tersebut yang bergerak turun di antaranya adalah SMGR -1,8 persen. INTP -0,4 persen. CPIN -0,36 persen. ISSP -1,0 persen.

Asia
Pasar saham Asia bergerak variatif pada penutupan jeda perdagangan hari Senin (28/12) di hari pertama perdagangan pekan terakhir tahun 2015. Analis AMP Capital, Shane Oliver menilai perdagangan pekan lalu yang secara tradisional mencatat Santa Claus Rally dilanda aksi ambil untung seiring valuasi yang sudah naik, sentimen moneter yang tetap mudah.

Di sisi lain Oliver mengingatkan kebijakan the Fed dan penguatan nilai tukar dolar AS kemungkinan membebani harga komoditi dan mengantarkan volatilitas di negera-negara emerging markit meningkat.

Indeks Nikkei (Jepang) naik 0,21 persen (39,29 poin) ke level 18.808,35 poin.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) drop -0,41% (90,69 poin) ke posisi 22.047,44 poin.
Indeks Shanghai (China) drop -0,20% (7,14 poin) ke posisi 3.620,77 poin.
Indeks Straits Times (Singapura) naik 0,1% (2 poin) ke posisi 2.880.

(afp/cnbc/awsj)


Sumber : IPOTNEWS

https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Break__Hari_Pertama_Pekan_Terakhir_Tahun_2015__IHSG_Lompat_27_12_Poin&level2=newsandopinion&id=4037734&img=level1_topnews_1&urlImage=IDX080311-reok.jpg#.VoDdMkDcp5Y

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news