About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Kamis, 02 Februari 2017

Market Brief: Global Melaju, IHSG Diprediksi Menguat

Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini (26/1) dibuka menguat mengikuti tren kenaikan indeks Wall Street yang mencatatkan rekor Dow Jones Industrial Average menembus 20.000, setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani surat perintah yang dinilai pro-pertumbuhan.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan lonjakan indeks Nikkei 225 Jepang sebesar 0,98% dan penguatan indeks Kospi, Korea Selatan sebesar 0,12%, di tengah pelemahan indeks dolar AS dan kejatuhan harga komoditas global.

Laju indeks Nikkei menguat menjadi 1,30% (248,48 poin) ke level 19.305,98 pada pukul 8:30 WIB, diikuti dengan kenaikan indeks Kospi sebesar 0,66% menjadi 2.080,49.

Melanjutkan tren kenaikan indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,54% ke level 23.173,46 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka cenderung mendatar di posisi 3.149,22.

Bursa saham Australia hari ini libur bersamaan dengan libur di bursa saham India, Taiwan, dan Vietnam.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dihadapkan pada tren penguatan indeks saham di bursa global dan regional, setelah kemarin sempat berjaya di zona hijau, namun terjungkal di ujung sesi perdagangan dan ditutup di teritori negatif. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi melajutkan penguatan ditopang oleh capital inflow. Namun secara teknikal, sejumlah indikator menujukkan kecenderungan pergerakan yang negatif.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya bursa saham Wall Street serta nilai tukar rupiah yang dibuka menguat diprediksi menjadi sentimen negatif indeks pada hari ini. IHSG diprediksi bergerak menguat dengan kisaran support di level 5.270 sedangkan resist pada level 5.325.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: SMGR [SMGR 9,300 275 (+3,0%)] (Spec Buy, TP: Rp9.275, Support: Rp8.775), ICBP [ICBP 8,450 25 (+0,3%)] (Spec Buy, TP: Rp8.750, Support: Rp8.450), SMBR [SMBR 2,160 -110 (-4,8%)] (Spec Buy, TP: Rp2.210, Support: Rp1.970), BWPT [BWPT 362 8 (+2,3%)] (BoW, Resist: Rp318, Support: Rp302).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir dengan menembus rekor tertinggi di atas 20.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah, didukung harapan terhadap kebijakan pro-pertumbuhan Presiden AS Donald Trump. Para analis mengatakan perubahan itu dipicu oleh sejumlah perintah Trump, antara lain untuk melanjutkan proyek pengembangan jaringan pipa yang diblokir oleh mantan presiden Barack Obama. Kenaikan indeks juga didukung laporan keuangan sejumlah emiten yang lebih baik dari perkiraan. Harga saham melambung 4,2%, Caterpillar melesat 2,0%, dan Apple melaju 1,6%.  Harga saham JPMorgan Chase dan Goldman Sachs melompat sekitar 1,5%. Rilis indeks HArga Rumah FHFA perode November naik 0,5%, dan bunga hipotek naik 4% pada pecan lalu.

Dow Jones Industrial Average, melonjak 0,78% (155,80 poin) ke level 20.068,51.
S&P 500 juga naik 0,80% (18,30 poin) menjadi 2.298,37.
Nasdaq Composite melesat 0,99% (55,38 poin) ke posisi 5.656,34.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange nsik 0,24% menjadi US$24,55.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhri menguat, ditopang oleh optimisme investor terhadap kinerja emiten regional. Indeks Stoxx Europe naik 1,29% ke level 366,59, tertinggi sejak November 2015, dipimpin kenaikan harga saham di sektor keuangan dan asuransi. Hampir semua sektor mengalami kenaikan indeks. Harga saham Deutsche Bank terbang 5,7 persen setelah mengumumkan penawaran saham perdana unit aset manajemennya. Harga saham-saham berbasis sumber daya alam melorot setelah merilis laporan keuangan yang di bawah ekspektasi. Harga saham Logitech membubung 15,5%, dan WH Smtih melambung 7%. Rilis Indeks Iklim Berbisnis Ifo untuk Januari turun menjadi 109,8 dari 111,0 pada Desember lalu.

FTSE 100 London naik 0,20% (14,09 poin) menjadi 7.164,43.
DAX 30 Frankfurt melambung 1,82% (211,11 poin) ke level 11.806,05.
CAC 40 Paris melesat 0,99% (47,64 poin) ke posisi 4.877,67.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi berakhir melemah, tertekan oleh kekhawatiran investor akan kebijakan proteksionistik Presiden AS dengan mengeluarkan surat perintah untuk membangun dinding di perbatasan Amerika-Meksiko. Di lain pihak, investor kecewa karena sejauh ini Trump belum juga mendengar rincian rencana stimulus ekonomi. Sementara itu, poundsterling melesat di tengah harapan akan tercapainya kesepakatan perdagangan Inggris-AS. Indeks Dollar AS, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang Negara maju turun 0,18 persen menjadi 100,170.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.0748

0.00

0.00%

5:39 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.2636

0.0002

+0.02%

5:39 PM

Yen (USD-JPY)

113.35

0.07

+0.06%

5:39 PM

Yuan (USD-CNY)

6.8836

0.0246

+0.36%

10:24 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,360.50

38.50

+0.29%

3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 25/1/2017 (ET)

Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges, dini hari tadi berakhir melemah terdesak oleh laporan peningkatan persediaan minyak mentah AS. Laporan mingguan Badan Informasi Energi (IEA) menyebutkan, stok minyak mentah AS hingga akhir pecan lalu melonjak 2,8 juta barel menjadi 488,3 juta barel, atau naik 5,3 persen dibanding tahun lalu, yang dikhawatirkan akan mengurangi dampak pemangkasan output produsen minyak OPEC dan non-OPEC. Stok bensin AS melonjak 6,8 juta barel, jauh melebihi ekspektasi sebesar 498.000 barel, sedangkan stok bahan bakar lain naik 76.000, jauh melebihi ekspektasi penurunan 1 juta barel.

Harga minyak WTI untuk penyerahan Maret, turun 43 sen menjadi US$52,75 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman Maret, turun 25 sen menjadi US$55,19 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi berakhir melorot tertekan penguatan indeks saham Wall Street, dan gagal memanfaatkan pelemahan dolar AS. Kebijakan American First Presiden AS yang diiringi dengan keluarnya sejumlah surat perintah yang dinilai pro-pertumbuhan, menekan minat investor untuk berinvestasi emas.

Harga emas untuk pengiriman Februari turun US$13 (-1,07%) menjadi US$1.197,80  per ounce.
Harga emas di pasar spot turun 1% menjadi US$1.196,79 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news