Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan tipis indeks ASX 200, Australia sebesar 0,03 persen. Harga saham Rio Tinto melorot 0,64% setelah mengumumkan akan membagikan dividen sebesaar US$1,70 per saham. Peregrakan indeks berlanjut melemah, turun 0,11% (-5,97 poin) mejadi 5.645,40 pada pukul 8:15 WIB.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak turun 0,51% (-97,28 poin) ke level 18.910,32, setelah dibuka melorot 0,53% terpengaruh penguatan yen terhadap dolar AS. Indekd Kospi, Korea Selatan dibuka melemah 0,04%, dan berlanjut minus 0,01%, di posisi 2.064,89.
Melawan tren pelemahan Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,21% ke level 23.533,52 pada pukul 8:35 WIB. Namun indeks Shanghai Composite, China dibuka melemah 0,07% di posisi 3.164,69.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks yang bervariasi di bursa global dan regional, setelah terbenam di zona mereah sepanjang sesi perdagangan kemarin. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini akan kembali menghadapi tekanan di tengah kecenderung penurunan harga komoditas dalam rentang jangka pendek. Secara teknikal, sejumlah indikator menunjukkan kecenderungan berlanjutnya tekanan jual.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, kembali menguatnya harga minyak mentah dunia dan komoditas lainnya diprediksi menjadi sentimen positif indeks. Bervariasnya bursa saham Wall Street juga diperkirakan dapat mempengaruhi laju market. IHSG diprediksi bergerak menguat terbatas dengan target support di level 5.340 sedangkan resist pada level 5.380.
Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: WSKT [WSKT 2,550
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir mixed cenderung menguat tipis, di tengah rilis kinerja sejumlah emiten. Harga saham sektor energi berbalik arah menyambut kenaikan harga minyak dunia. Laju indeks saham yang didorong oleh kenaikan harga saham sektor teknologi, terhambat oleh kejatuhan harga saham sektor keuangan.
Dow Jones Industrial Average turun 0,18% (-35,95 poin) ke level 20.054,34.
S&P 500 naik tipis 0,07% (1,59 poin) di posisi 2.294,67.
Nasdaq Composite menguat 0,15% (8,24 poin) menjadi 5.682,45.
Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange naik 0,04% ke level US$24,84.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berkahir bervariasi cenderung menguat, disokong oleh kenaikan harga saham konstruksi dan pertambangan dasar, serta di sektor perjalanan dan wisata. Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,32 persen, hampir semua sektor mencatatkan kenaikan. Pasar tetap berhati-hati mengikuti perkembangan risiko politik di Eropa dan AS. Harga saham Rolls-Royce Holdings melonjak 5,80 persen, menduduki posisi teratas (top gainers) dari daftar saham unggulan atau blue chips.
FTSE 100 London naik tipis 0,04% (2,60 poin) di posisi 7.188,82.
DAX 30 Frankfurt melemah 0,05% (-6,06 poin) menjadi 11.543,38.
CAC 40 Paris naik 0,26% (12,13 poin) ke level 4.766,60.
Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi ditutup cenderung melemah, di tengah ketidakpastian tentang kebijakan ekonomi Presiden AS, Donald Trump. Tidak ada rilis data ekonomi yang dapat menjadi katalis pergerakan pasar keuangan. Keprihatinan akan dampak kebijakan proteksionisme dan kebijakan imigrasi Trump terhadap perekonomian dunia, masih membebani dolar. Indeks Dolar AS, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,07 persen menjadi 100,19.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot
|
Currency |
Value |
Change |
% Change |
Time (ET) |
|
Euro (EUR-USD) |
1.0698 |
0.00 |
0.00% |
5:40 PM |
|
Poundsterling (GBP-USD) |
1.2536 |
-0.0005 |
-0.04% |
5:40 PM |
|
Yen (USD-JPY) |
111.87 |
-0.06 |
-0.05% |
5:41 PM |
|
Yuan (USD-CNY) |
6.8638 |
-0.0215 |
-0.31% |
10:29 AM |
|
Rupiah (USD-IDR) |
13,326.50 |
-2.00 |
-0.02% |
3:59 AM |
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat, kendati data resmi menunjukkan adanya lonjakan persediaan minyak mentah AS pada pekan lalu. Badan Informasi Energi melaporkan persediaan minyak mentah AS hingga akhir pekan lalu melonjak 13,8 juta barel menjadi 508,6 juta, atau naik 8,1% dibanding tahun lalu, namun tidak sebesar yang dilaporkan American Petroleum Institute sehari sebelumnya. Laju harga minyak terhambat oleh rilis data permintaan minyak China yang memberi sinyal perlambatan pertumbuhan permintaan, dari 3,8% pada 2014, dan 3,1% pada 2014, menjadi 2,5% pada 2016.
Harga minyak WTI untuk pengiriman Maret, naik 17 sen menjadi US$52,34 per barel.
Harga minyak Brent untuk penyerahan April, naik 7 sen menjadi US$55,12 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi ditutup di level tertinggi dalam tiga bulan terakhir, didorong aksi beli investor sebagai reaksi atas terhadap kenaikan risiko ketidakpastian ekonommi dan politik akibat pemilu di Eropa dan kebijakan Trump.
Harga emas untuk penyerahan April naik US$3,40 menjadi 1.239,50 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik 0,48% menjadi US$1.239,13 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar