Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks Nikkei 225 Jepang dibuka sedikit menguat 0,03 persen, setelah rilis sejumlah data ekoonomi Jepang yang masih menunjukkan pelemahan. Indeks Harga Konsumen periode November uturn 0,4% (yoy), belanja rumah tangga anjlok 1,15% dibanding tahun lalu. Penguatan indeks berlanjut menjadi 0,14% (26,29 poin) menjadi 19.422,84 pada pukul 8:20 WIB.
Pada jam yang indeks Kospi Korea Selatan bergerak naik 0,17% (3,45 poin) menjadi 2.041,20 , setelah dibuka menguat 0,16%. Hasil survei nank sentral Korea Selatan menunjukkan penurunan sentimen konsumen ke level terburuk selama tujuh setengah tahun, terpukul skandal politik dan volatilitas pasar. Indeks Shanghai Composite, China dibuka melemah 0,17% menjadi 3.117,39 pada pukul 8:45 WIB.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dihadapkan pada tren pergerakan indeksi bursa saham regional yang cenderung menguat, setelah libur panjang akhir pekan dan ditutup di zona merah pada akhir pekan lalu. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih akan berada dalam fase konsolidasi, berusaha bertahan di atas level 5.000. Menjelang akhir 2016, sentimen dalam negeri masih minim dan perdagangan cenderung sepi sehingga indeks cenderung tertekan meski berpotensi mengalami technical rebound jangka pendek di pekan ini.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, mendatarnya bursa saham Wall Street menjelang libur akhir tahun diprediksi menjadi sentimen negatif indeks. Di sisi lain menguatnya nilai tukar dan harga minyak mentah diperkirakan menjadi katalis positif indeks. IHSG diprediksi bergerak menguat terbatas dengan target support di level 4.990 sedangkan resist pada level 5.070.
Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: WSKT [WSKT 2,300
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street, Senin (26/12) tutup, dan pada akhir pekan lalu ditutup menguat, setelah terombang-ambing antara keuntungan dan kerugian. Banyak pedagang keluar dari pasar menjelang libur Natal. Volume perdagangan kecil jelang perayaan Natal. Sepanjang pekan lalu, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq Composite masing-masing naik 0,5%, 0,3%, 0,5%.
Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,07% (4,93 poin) di posisi 19.933,81.
S&P 500 bertambah 0,13% (2,83 poin) menjadi 2.263,79.
Nasdaq Composite menguat 0,28% (15,27 poin) ke level 5.462,69.
Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange akhir pekan lalu naik 0,66%, menjadi US$22,80.
Bursa saham utama Eropa, kemarin (26/12) tutup, dan berakhir dengan menguat tipis jelang libur panjang akhir pekan lalu. Indeks Stoxx Europe 600 bergeser 0,02%. Indeks sektor perbankan melemah setelah sempat menguat pada awal perdagangan. Indeks sektor defensif seperti utilitas dan properti menguat. Volume perdagangan tercatat 57% di bawah rata-rata volume perdagangan 30 hari.
FTSE 100 London naik tipis 0,06% (4,49 poin) menjadi 7.068,17.
DAX 30 Frankfurt turun tipis 0,05% (-6,17 poin) di posisi 11.449,53.
CAC 40 Paris naik 0,5 poin di level 4.839,68.
Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, akhir pekan alalu ditutup cenderung mendatar, berkisar 0,5% di bawah nilai tukar tertinggi selama 14 tahun yang tercapai pada wala pekan lalu. Investor cebderung menghindari risiko jelang libur Natal. Kemarin, indeks dolar bergerak sedikit melemah 0,04% menjadi 102,97.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot
|
Currency |
Value |
Change |
% Change |
Time (ET) |
|
Euro (EUR-USD) |
1.0453 |
-0.0002 |
-0.02% |
6:13 PM |
|
Poundsterling (GBP-USD) |
1.2281 |
-0.0001 |
-0.01% |
6:22 PM |
|
Yen (USD-JPY) |
117.21 |
0.1100 |
+0.09% |
6:22 PM |
|
Yuan (USD-CNY) |
6.9489 |
0.0027 |
+0.04% |
10:13 AM |
|
Rupiah (USD-IDR) |
13,435.00 |
-17.00 |
-0.13% |
12/25/2016 |
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan ICE Futures London akhir pekan lalu ditutup sedikit menguat, investor berusaha mengamankan posisinya jelang libur Natal dan pergantian tahun. Energi Internasional menyebutkan pertumbuhan permintaan minyak global akan naik sebesar 1,4 juta barel per hari pada tahun 2016, dodorong meningkatnya permintaan China sebesar 14% dibanding tahun lalu. Pertumbuhan permintaan global melambat menjadi 1,3 juta bph tahun depan.
Harga minyak Brent naik 11 sen menjadi US$5,16 per barel.
Harga minyak WTI naik 7 sen menjadi US$53,02 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange akhir pekan lalu ditutup sedikit menguat, dalam kondisi perdagangan yang tipis menjelang liburan, didukung indeks dolar yang melemah. Banyak pedagang membeli emas untuk menutup posisi jangka pendek mereka.
Harga untuk pengiriman Februari naik US$2,9 (0,26%) menjadi US$1.133,60 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik 0,2% menjadi US$1.132,63 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar