About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Selasa, 08 November 2016

Market Brief: Global Lanjutkan Penguatan, IHSG Berupaya Tembus 5.500

Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini (9/11) dibuka menguat melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham Wall Street dan Eropa, didorong sentimen positif ekspektasi pemilihan presiden AS, di tengah kenaikan harga minyak. Pasar menunggu rilis data IHK dan IHP China.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan lonjakan indeks ASX 200 Australia sebesar 0,80 persen.  Pelemahan harga saham sektor energi meredam laju indeks menjadi 0,38% (19,91 poin) ke level 5.277,70 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang indeks Nikkei 225 Jepang melesat 0,71% (121,53 poin) di posisi 17.292,91, setelah dibuka melaju 0,66 persen kendati diwarnai dengan penguatan yen terhadap dolar AS. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menguat 0,2%, dan berlanjut naik 0,25% menjadi 2.008,45.

Melanjutkan reli, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,61% ke level 23.048,32 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka melemah 0,06% di posisi 3.146,08.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dihadapkan pada tren penguatan indeks di bursa global dan regional, setelah berhasil berjaya di zona hijau di sepanjang sesi perdagangan kemarin. Sejumlah analis memperkirakan, indeks akan melanjutkan upaya keluar dari fase konsolidasi menuju tren penguatan jangka panjang, menguji level tertinggi tahun ini. IHSG diprediksi mixed cenderung menguat.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya bursa saham global dan ergional serta harga komoditas lainnya, saat pelaku pasar menanti hasil keputusan pemilihan umum presiden AS diprediksi menjadi sentimen positif indeks hari ini. IHSG diprediksi bergerak menguat dengan support di level 5.415 sedangkan resist pada level 5.520.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: INDF [INDF 8,375 225 (+2,8%)] (Spec Buy, TP: Rp8.550, Support: Rp8.200), MPPA [MPPA 1,740 65 (+3,9%)] (Spec Buy, TP: Rp1.780, Support: Rp1.700), SMBR [SMBR 2,040 65 (+3,3%)] (Spec Buy, TP: Rp2.090, Support: Rp1.990), UNVR [UMVR 0 0 (+0,0%)] (Spec Buy, TP: Rp44.650, Support: Rp44.100).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup dengan memperpanjang reli didorong oleh ekspektasi pasar akan kemenangan calon Partai Demokrat, Hillary Clinton, dalam pemilihan presiden Amerika Serikat, di tengah penguatan dolar dan kenaikan harga minyak dunia. Laporan kinerja keuangan sejumlah emiten yang menunjukkan hasil positif ikut mendongkrak indeks. Rilis data hasil survei pembukaan lapangan kerja dan perpindahan tenaga kerja (JOLTs) periode September menunjukkan perubahan sebesar 5,5 juta, namun angka penyerapan tenaga kerja baru turun menjadi 5,1 juta.

Dow Jones Industrial Averagenaik 0,40% (72,83 poin) menjadi 18.332,43.
S&P 500 juga menguat 0,38% (8,01 poin) di posisi 2.139,53.
Nasdaq Composite melaju 0,53% (27,32 poin) ke level 5.193,49.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange naik 1,72% menjadi US$26,67.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup menguat didorong oleh kinerja sejumlah emiten, di tengah penantian investor terhadap pemilihan presiden AS. Indeks Stoxx Europe 600 menguat 0,32% menjadi 334,91. Kenaikan harga saham sektor perbankan dan pertambangan dasar menjadi motor kenaikan indeks. Kekhawatiran akan risiko Brexit, dan rilis data output industri Jerman periode September yang menurun 1,8% dibanding bulan sebelumnya, meredam laju indeks.

FTSE 100 London melaju 0,53% (36,23 poin) menjadi 6.843,13.
DAX 30 Frankfurt naik 0,24% (25,37 poin) ke level 10.482,32.
CAC 40 Paris menguat 0,35% (15,68 poin) ke posisi  4.476,89

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi ditutup menguat di tengah penantian investor akan hasil pemilihan presiden AS. Investor cenderung mencagokan Hillary Clinton karena dinilai lebih menjanjikan kestabilan pasar ketimbang pesaingnya Donald Trump yang cenderung kontroversial. Indeks Dollar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negaara maju naik 0,18 persen menjadi 97,960.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1013

-0.0013

-0.12%

5:40 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.2371

-0.0008

-0.06%

5:43 PM

Yen (USD-JPY)

105.20

0.04

+0.04%

5:43 PM

Yuan (USD-CNY)

6.7870

0.0104

+0.15%

10:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

1.2371

-0.0008

-0.06%

5:43 PM

Sumber : Bloomberg.com, 9/11/2016 (ET)

Komoditas

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) dan Brent North Sea di bursa komoditas New York dan London, hingga dini hari tadi bergerak berlawanan arah dan ditutup bervariasi. Pemilihan presiden AS menjadi pendorong kenaikan harga minyak WTI, sementara harga minyak Brent tertekan penguatan dolar AS.Perkiraan OPEC akan kenaikan permintaan minyak dunia dalam tiga tahun mendatang, tak mampu mendongkrak harga minyak Brent.

Harga minyak WTI untuk pengiriman Desember, naik 9 sen menjadi US$44,98 per barel.
Harga minyak Brent untuk penyerahan Januari, turun 23 sen menjadi US$45,92 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup dengan membukukan penurunan tajam, tertekan oleh penguatan dolar dan indeks saham global, ketika sebagian besar invesor menunggu hasil pemilihan presiden AS. Pasar mengantisipasi implikasi hasil pemilu AS terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve AS pada bulan depan.

Harga emass untuk pengiriman Desember turun US$4,9 (-0,38%) menjadi US$1.274,50 per ounce.
Harga emas di pasar spot turun 0,57% menjadi US$1,277,15 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news