Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada akhir perdagangan sesi I hari Kamis (4/2). IHSG menguat 1,38 persen (63,58 poin) ke posisi 4659,68 poin.
Indeks LQ45 naik 1,86% ke posisi 811,65 poin. Jakarta Islamic Index (JII) menguat 2,08% ke posisi 622,92 poin. Indeks IDX30 naik 2,0 ke level 424,58 poin. Indeks Sri Kehati naik 2,03 ke level 273,73 poin. Indeks SMInfra18 naik 2,64 persen ke posisi 328,06 poin.
Pemodal asing melakukan beli bersih (net buy) Rp317 miliar. Nilai transaksi Rp2,891 triliun dan volume perdagangan sebanyak 2,268 miliar saham.
Sektor:
Consumer 1,74%
Agri 0,25%
Manufaktur 1,52%
Misc-ind 1,41%
Mining 0,41%
Infrastruktur 2,43%
Trade 1,08%
Finance 1,24%
Properti 0,60%
Basic-ind 0,73%.
10 Saham Top Gainers LQ45
MNCN +9,9%
BMTR +5,6%
TLKM +4,4%
AKRA +4,2%
INDF +3,7%
TBIG +3,4%
SRIL +3,4%
GGRM +3,1%
BBRI +3,0%
UNVR +2,3%
10 Saham Top Losers LQ45
SSMS -0,5%
MPPA -0,3%
PGAS -0,2%
Top 10 Aktif: MNCN, SRIL, SSMS, TLKM, BMTR, MYRX, BBNI, BBRI, ELSA, DILD
Asia:
Mayoritas indeks saham di pasar Asia menguat pada penutupan jeda perdagangan hari Kamis (4/2). Bursa Asia menyusul jejak Wall Street di Amerika Serikat yang finis menguat tadi malam di tengah naiknya harga minyak.
Indeks Australia ASX 200 rebound, naik 2,04 persen ditopang saham-saham energi yang menguat dari kejatuhannya pada sesi sehari sebelumnya. Namun Indeks Nikkei 225 melanjutkan koreksi turun. Bursa Korsel hijau setelah indeks Kospi naik 1,16 persen. Indeks Shanghai juga menguat. Begitu pula dengan bursa Hong Kong.
Analis Spreadbetter IG, Chris Weston menilai pasar saham kecuali Jepang akan ditopang aksi beli. Namun indeks Nikkei, kata Weston akan diterpa aksi jual seiring menguatnya nilai tukar yen.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) melemah -0,71% (-121,29 poin) ke posisi 17.069,96 poin.
Indeks Hang Seng (Hongkong) menguat 1,49% (282,88 poin) ke posisi 19.274,47 poin.
Indeks Shanghai (China) naik 1,06% (28,90 poin) ke posisi 2.768,15 poin.
Indeks Strait Times (Singapura) naik 0,5% (14 poin) ke level 2.565 poin.
(afp/cnbc/awsj)
Indeks LQ45 naik 1,86% ke posisi 811,65 poin. Jakarta Islamic Index (JII) menguat 2,08% ke posisi 622,92 poin. Indeks IDX30 naik 2,0 ke level 424,58 poin. Indeks Sri Kehati naik 2,03 ke level 273,73 poin. Indeks SMInfra18 naik 2,64 persen ke posisi 328,06 poin.
Pemodal asing melakukan beli bersih (net buy) Rp317 miliar. Nilai transaksi Rp2,891 triliun dan volume perdagangan sebanyak 2,268 miliar saham.
Sektor:
Consumer 1,74%
Agri 0,25%
Manufaktur 1,52%
Misc-ind 1,41%
Mining 0,41%
Infrastruktur 2,43%
Trade 1,08%
Finance 1,24%
Properti 0,60%
Basic-ind 0,73%.
10 Saham Top Gainers LQ45
MNCN +9,9%
BMTR +5,6%
TLKM +4,4%
AKRA +4,2%
INDF +3,7%
TBIG +3,4%
SRIL +3,4%
GGRM +3,1%
BBRI +3,0%
UNVR +2,3%
10 Saham Top Losers LQ45
SSMS -0,5%
MPPA -0,3%
PGAS -0,2%
Top 10 Aktif: MNCN, SRIL, SSMS, TLKM, BMTR, MYRX, BBNI, BBRI, ELSA, DILD
Asia:
Mayoritas indeks saham di pasar Asia menguat pada penutupan jeda perdagangan hari Kamis (4/2). Bursa Asia menyusul jejak Wall Street di Amerika Serikat yang finis menguat tadi malam di tengah naiknya harga minyak.
Indeks Australia ASX 200 rebound, naik 2,04 persen ditopang saham-saham energi yang menguat dari kejatuhannya pada sesi sehari sebelumnya. Namun Indeks Nikkei 225 melanjutkan koreksi turun. Bursa Korsel hijau setelah indeks Kospi naik 1,16 persen. Indeks Shanghai juga menguat. Begitu pula dengan bursa Hong Kong.
Analis Spreadbetter IG, Chris Weston menilai pasar saham kecuali Jepang akan ditopang aksi beli. Namun indeks Nikkei, kata Weston akan diterpa aksi jual seiring menguatnya nilai tukar yen.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) melemah -0,71% (-121,29 poin) ke posisi 17.069,96 poin.
Indeks Hang Seng (Hongkong) menguat 1,49% (282,88 poin) ke posisi 19.274,47 poin.
Indeks Shanghai (China) naik 1,06% (28,90 poin) ke posisi 2.768,15 poin.
Indeks Strait Times (Singapura) naik 0,5% (14 poin) ke level 2.565 poin.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Break__Naik_63_58_Poin_IHSG_Melanjutkan_Penguatan&level2=newsandopinion&id=4109924&img=level1_topnews_2&urlImage=IndeksBEI180311-reok.jpg#.VrL_C9Kqqko
Tidak ada komentar:
Posting Komentar