About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Kamis, 14 Januari 2016

Market Summary: Turun 0,53%, Tekanan Terhadap IHSG Sedikit Kendur

Ipotnews - Tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengendur pada penutupan sesi sore perdagangan hari Kamis (14/1) setelah sempat drop -1,72% pada sesi siang pasca ledakan bom di kawasan Sarinah. IHSG melemah -0,53 persen (-24,00 poin) ke level 4.513,18 poin. Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan BI Rate dari 7,5% menjadi 7,25%.

Indeks LQ45 drop -0,87% ke posisi 786,41 poin. Jakarta Islamic Index (JII) melemah -1,29% ke posisi 594,12 poin. Indeks IDX30 drop -0,86 ke level 411,13 poin. Indeks Sri Kehati drop -0,66% ke posisi 265,13 poin. Indeks SMInfra 18 turun -1,18% ke level 314,96 poin.

Pemodal asing melakukan jual bersih (net sell) Rp24 miliar. Nilai transaksi Rp4,965 triliun dan volume perdagangan sebanyak 3,178 miliar saham.

Sektor
Consumer -0,35%,
Agri 0,75%,
Manufaktur -0,58%,
Misc-ind -0,38%,
Mining -0,31%,
Infrastruktur -1,29%,
Trade -0,83%,
Finance 0,05%,
Properti -0,39%,
Basic-ind -1,71%.

Saham-saham unggulan dalam indeks LQ45 yang bergerak menguat di antaranya SRIL naik 4,3 persen. LSIP naik 3,7 persen. SSMS naik 3,5 persen. BBTN naik 2,2 persen. BBRI naik 1,1 persen. BBNI naik 0,8 persen. AALI  naik 0,5 persen. ASRI naik 0,3 persen. EXCL naik 0,1 persen.

Sedangkan saham-saham LQ45 yang tertekan adalah MNCN turun -4,8 persen. BMTR -4,3 persen. SCMA -4,1 persen. PWON -3,6 persen. MPPA -3,2 persen. AKRA -2,8 persen. SMGR -2,8 persen. INDF -2,6 persen. INTP -2,3 persen. ITMG melemah -2,2 persen.

Nilai Tukar Rp/USD:
Rupiah melemah 0,96% ke level Rp13.949 per dolar AS.

Asia:
Mayoritas indeks saham di Asia melemah pada penutupan perdagangan hari Kamis (14/1) menyusul aksi jual masif bursa Wall Street tadi malam. Bursa China didukung trend, memangkas pelemahan yang terjadi pagi hari dan ditutup naik hampir 2 persen.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) drop -2,68% (-474,68 poin) ke posisi 17.240,95 poin.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) melorot -0,59% (-117,47 poin) ke level 19.817,41 poin.
Indeks Shanghai (China) naik 1,97% (58,05 poin) ke posisi 3.007,65 poin.
Indeks Strait Times (Singapura) turun -1,93% (-51,93 poin) ke level 2.644,57 poin.

Eropa:
Bursa Eropa jatuh pada opening perdagangan hari Kamis (14/1) pagi waktu setempat pasca aksi jual masif di bursa Wall Street dan juga tekanan yang terjadi pada sebagian besar bursa saham Asia.

Indeks FTSE 100 (Inggris) melemah -1,2% ke level 5.891,3 poin.
Indeks DAX 30 (Jerman) drop -1,3% ke posisi 9.826,9 poin.
Indeks CAC 40 (Perancis) turun -1,2% ke level 4.341,4 poin.

Oil:
Harga minyak masih berlama-lama di level 30 USD per barel pada perdagangan hari Kamis (14/1) di pasar Asia. Analis mengingatkan minyak akan berlanjut jatuh sehubungan dengan naiknya stok minyak di AS sehingga menambah kekhawatiran pada banjir pasokan global hingga tahun depan. Harga minyak WTI naik 33 sen ke posisi 30,81 USD per barel. Minyak Brent menguat 10 sen ke level 30,41 USD per barel.


(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Turun_0_53%__Tekanan_Terhadap_IHSG_Sedikit_Kendur&level2=newsandopinion&id=4067087&img=level1_topnews_1&urlImage=IHSG3.jpg#.Vpd_hNKqqko

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news