About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Kamis, 07 Januari 2016

Market Summary: Dalam Tekanan Jual, IHSG Terpangkas 1,7 Persen

Ipotnews - Ikut tertekan aksi jual, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan hari Kamis (7/1). IHSG turun -1,7% persen (-78,53 poin) ke level 4.530,44 poin. Devaluasi mata uang yen mendorong aksi jual di pasar saham Asia.

Indeks LQ45 turun -2,04% ke posisi 785,79 poin. Jakarta Islamic Index (JII) turun -2,10% ke posisi 599,38 poin. Indeks IDX30 melemah -1,86 ke level 412,00 poin. Indeks Sri Kehati melorot -2,29% ke posisi 263,41 poin. Indeks SMInfra 18 melemah -1,49% ke level 319,15 poin.

Pemodal asing melakukan jual bersih (net sell) -Rp431 miliar. Nilai transaksi Rp4,775 triliun dan volume perdagangan sebanyak 3,271 miliar saham.

Sektor
Consumer -2,33%,
Agri -1,08%,
Manufaktur -2,20%,
Misc-ind -1,57%,
Mining -1,29%,
Infrastruktur -1,25%,
Trade -0,94%,
Finance -1,62%,
Properti -0,82%,
Basic-ind -2,50%.

Tekanan terhadap sektor consumer dan industri dasar (basic-ind) yang sudah terjadi sejak sesi pagi, terus berlanjut hingga sesi penutupan. Kedua sektor tersebut turun paling signifikan.

Saham-saham consumer yang dalam tekanan antara lain UNVR yang melemah -3,8 persen. KLBF -3,6 persen. Sementara itu saham industri dasar INTP turun -3,7 persen serta SMGR yang melemah -3,5 persen.

Deretan saham-saham unggulan (indeks LQ45) yang bergerak menguat AKRA (5,9%), WTON (1,1%), WSKT (0,6%), JSMR (0,4%). Adapun saham-saham LQ45 yang melemah dan masuk jajaran top 10 loser di antaranya BMTR (-5,4%), SRIL (-5,3%), PGAS (-5,0%), LPPF (-3,9%), UNVR (-3,8%), PTBA (-3,7%), INTP (-3,7%), INCO (-3,6%) dan SMGR (-3,5%)

Nilai Tukar Rp/USD:
Rupiah melemah 0,30% ke level Rp13.932 per dolar AS.

Asia:
Perdagangan saham di bursa China dihentikan setelah turun lebih dari 7% pada perdagangan hari Kamis (7/1). Tekanan yang terjadi pada pasar saham China menjadi sentimen buruk bagi seluruh pasar saham Asia di tengah kekhawatiran atas pelemahan yuan dan perlambatan ekonomi China serta turunnya harga minyak.

Indeks Shanghai Composite turun 7,23 persen saat dihentikan sementara. Berdasarkan aturan otoritas China jika indeks naik atau turun 5%, market dihentikan 15 menit. Jika berikutnya jatuh 7 persen, perdagangan dihentikan pada hari tersebut. Pada perdagangan hari Kamis, perdagangan di bursa China hanya berlangsung 15 menit.

Analis Huarong International Securities Jackson Wong menilai tidak dikejutkan oleh begitu cepatnya penghentian pertama kali. Jika indeks turun 4 persen, harga jual akan menjadi lebih berat. Wong menambahkan pejabat China tidak menunjukkan pemahaman yang baik terhadap pasar meskipun memperkenalkan sistem pemutus transaksi yang meningkatkan kepercayaan para investor.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) drop -2,33% (-423,98 poin) ke 17.767,34 poin.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) melorot -3,09% (-647,47 poin) ke level 20.333,34 poin.
Indeks Shanghai (China) melemah -7,04% (-236,84 poin) ke posisi 3.125,00 poin.
Indeks Strait Times (Singapura) drop -2,63% (-73,80 poin) ke level 2.730,47 poin.

Eropa:
Aksi jual masif di bursa Asia mendorong pasar saham Eropa bergeran negatif pada sesi opening perdagangan hari Kamis (7/1) pagi waktu setempat.

Indeks FTSE 100 (Inggris) turun -1,9% ke level 5.957 poin.
Indeks DAX 30 (Jerman) melemah -2,9% ke posisi 9.917,3 poin.
Indeks CAC 40 (Perancis) drop -2,4% ke level 4.373,8 poin.

Oil:
Harga minyak tumbang pada perdagangan hari Kamis (7/1), karena faktor naiknya cadangan minyak di AS dan devaluasi nilai tukar yuan di China. Minyak jenis WTI melemah 88 sen ke level 33,09 USD per barel. Harga minyak WTI terendah adalah 32,40 USD per barel pada Desember 2008 selama krisis finansial global. Sedangkan minyak jenis Brent melemah 3,5 persen ke posisi 32,77 dolar AS per barel.

(afp/cnbc/awsj)


Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Dalam_Tekanan_Jual__IHSG_Terpangkas_1_7_Persen&level2=newsandopinion&id=4054258&img=level1_topnews_2&urlImage=IDX2big.jpg#.Vo49tkDcp5Y

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news