About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Selasa, 29 Desember 2015

Market Brief: Global Menghijau, IHSG Siap Tutup Tahun di Teritori Positif

Ipotnews - Bursa Asia kembali dibuka di jalur hijau pada perdagangan terakhir di tahun 2015 ini, Rabu (30/12). Berlanjutnya kenaikan menyusul kenaikan di bursa Amerika Serikat dan Eropa dan positifnya harga minyak.

Dimulai di Australia, indeks ASX 200 dibuka naik 51 poin atau 0,98 persen di level 5.318, dengan saham semua sektor di wilayah positif kecuali saham pertambangan. Adapun saham energi mantap di teritori hijau dengan kenaikan hingga 2 persen.

Pasar saham Jepang melanjutkan momentum dengan indeks Nikkei 225 kemungkinan akan mempertahankan kenaikan untuk tahun keempat berturut-turut pada 2015 ini. Indeks acuan ini naik 95 poin atau 0,5 persen di 19.081 dengan mayoritas sektor saham dibuka menguat.

Demikian juga dengan bursa di Seoul, Korea Selatan, di mana indeks Kospi mengalami kenaikan 7 poin atau 0,35 persen di level 1.973.

Senada dengan tren positif bursa global tersebut, sejumlah analis berpendapat, pergerakan IHSG pada perdagangan terakhir 2015 hari ini berpeluang melanjutkan kenaikan, apalagi jika para pelaku pasar mempertahankan aksi beli.

Tim Riset Indo Premier Securities menilai, seiring penguatan cukup signifikan pada bursa saham global, penguatan pada IHSG dan kembali masuknya dana investor asing pada perdagangan kemarin, di tengah pelemahan tipis pada nilai tukar rupiah terhadap USD kemarin membuat IHSG berpotensi untuk bergerak melanjutkan penguatan.

IHSG akan bergerak pada rentang support 4.540 dan resistance 4.600. Pergerakan keluar masuknya dana asing tetap menjadi salah satu poin penting yang harus diperhatikan, mengingat asing masih mendominasi pergerakan saham-saham di IHSG.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: UNTR (Spec Buy) [UNTR 15,675 -425 (-2,6%)], INDF (Spec Buy) [INDF 5,050 -125 (-2,4%)], AKRA (Spec Buy) [AKRA 6,350 150 (+2,4%)], dan ASII (Spec Buy) [ASII 6,400 100 (+1,6%)].

Amerika Serikat dan Eropa

Pasar saham AS dinihari tadi menguat, dipimpin saham raksasa teknologi seperti Amazon, Apple, Microsoft, dan induk Google, Alphabet. Sentimen beli didorong kepercayaan konsumen yang mengalami peningkatan serta kenaikan harga minyak.

Dow Jones Industrial Average tercatat ditutup naik 192,71 poin (1,10 persen) di level 17.720,98, seperti dilansir AFP, di New York, Rabu (30/12) dini hari WIB.

Indeks S&P 500, menguat 21,86 poin (1,06 persen) menjadi berakhir di posisi 2.078,36, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq bertambah 66,95 poin (1,33 persen) menjadi 5.107,94.

Sebelumnya, pasar saham Eropa juga menikmati kenaikan pada penutupan perdagangan kemarin, didorong positifnya pasar di berbagai negara dan sentimen kembalinya naiknya harga minyak.

Indeks Pan-European STOXX 600 naik 1,4 persen. Saham semua sektor berakhir di teritori positif kecuali yang berbasis sumber daya alam yang turun 0,8 persen karena pengaruh pelemahan harga komoditas.

Di London, indeks FTSE 100 mengalami kenaikan 1 persen, terendah dibandingkan bursa utama Eropa lainnya. Indeks CAC 40 (Prancis), misalnya, naik 1,8 persen. Bahkan, DAX Jerman meroket hampir 2 persen.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dollar AS menguat terhadap euro dan poundsterling, Selasa (Rabu dinihari WIB), tertolong oleh kenaikan kepercayaan konsumen Amerika Serikat pada bulan ini.

Mendukung pandangan yang lebih bullish, indeks kepercayaan konsumen Conference Board naik menjadi 96,5 untuk periode Desember, dari 92,6 pada November, dengan respons survei menunjukkan peningkatan terutama pada penilaian konsumen terhadap kondisi perekonomian saat ini, demikian laporan AFP, di New York, Rabu (30/12) dini hari WIB.

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi US$1,0939 dari US$1,0976 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling melorot jadi US$1,4829 dari US$1,4884. Dollar Australia naik ke posisi US$0,7302 dari US$0,7253.

Sementara itu, dollar dibeli 120,38 yen, lebih tinggi dari 120,35 yen di sesi sebelumnya. Dollar naik ke level 0,9913 franc Swiss dari 0,9878 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3821 dollar Kanada dari 1,3896 dollar Kanada.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

mb30

Komoditas

Harga minyak mentah naik lebih dari USD1 per barel pada perdagangan dinihari tadi, seiring persiapan menghadapi musim dingin dalam pekan-pekan mendatang, setelah kejatuhan sebesar 3 persen sehari sebelumnya. Namun, perlambatan permintaan dan pasokan besar dari OPEC menempatkan pasar pada kelesuan.

Harga acuan minyak global Brent dan West Texas Intermediate (WTI) naik masing-masing lebih dari 2,5 persen. Kedua indeks umumnya dalam tren kenaikan dalam beberapa pekan terakhir menjelang puncak musim dingin di mana perkiraan cuaca di AS mengindikasikan penurunan suhu sangat rendah.

Sementara itu, harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir melemah pada pagi ini, karena nilai tukar dollar AS menunjukkan penguatan.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari turun 0,3 dollar AS, atau sekitar 0,03 persen, menjadi menetap di level US$1.068,00 per ounce, demikian laporan Xinhua, di Chicago, Rabu (30/12) dini hari WIB.

 

(Blomberg,Reuters,AFP,CNBC)

Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Brief__Global_Menghijau__IHSG_Siap_Tutup_Tahun_di_Teritori_Positif&level2=newsandopinion&id=4040769&img=level1_topnews_1&urlImage=IHSG-2-bloomberg.jpg#.VoNLJkDcp5Y

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news