About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Senin, 23 November 2015

Market Summary: Dalam Tekanan, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada menit-menit akhir menjelang penutupan perdagangan hari Senin (23/11) awal pekan ini setelah menguat pada pengujung trading pekan lalu. IHSG finis di zona merah, melemah -0,44 persen ke posisi 4.541,06 poin.

Indeks LQ45 turun 0,88% ke posisi 780 poin. Jakarta Islamic Index (JII) melemah -1,48% ke posisi 595 poin. Indeks IDX30 drop 0,20 ke level 410 poin. Indeks Sri Kehati naik 0,15% ke posisi 264 poin. Indeks SMInfra 18 melemah 0,25% di level 309 poin.

Nilai transaksi mencapai Rp3,600 triliun. Volume trading sebanyak 3,761 miliar saham. Pemodal asing net sell (jual bersih) senilai Rp32 miliar.

Sektor
Consumer +0,05%,
Agri -0,13%,
Manufaktur -0,30%,
Misc-ind -0,21%,
Mining -0,92%,
Infrastruktur -1,81%,
Trade -0,76%,
Finance +0,36%,
Properti -0,68%,
Basic-ind -1,15%.

Saham-saham dalam sektor infrastruktur menjadi penekan utama laju IHSG. Sektor infrastruktur melemah paling buruk tertekan oleh saham-saham seperti BULL -2,67 persen. EXCL -1,83 persen. INDY -2,13 persen. JSMR -1,79 persen. PGAS -1,0 persen. TLKM -3,95 persen.

Sektor selanjutnya yang turun dalam adalah industri dasar. Saham CPIN melemah  -0,81 persen. INTP -3,33 persen. WTON melemah -1,6 persen. DAJK -7,22 persen. BUDI -1,52 persen.

Finance menguat di tengah tekanan terhadap mayoritas. Saham-saham finance BCA naik +1,1 persen. Bank Mandiri +0,6 persen.

Nilai Tukar Rp/USD: Rupiah melorot 0,47% ke level Rp13.716 per dolar AS.

Asia: Pasar saham Asia bergerak variatif pada penutupan trading hari Senin (23/11). Para investor terus menyimak komentar pejabat the Fed terkait kebijakan moneter di Amerika Serikat.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) libur nasional. Indeks Hang Seng (Hong Kong) drop 0,39% (88,82 poin) ke level 22.665,90 poin. Indeks Shanghai (China) melemah 0,56% (20,18 poin) ke posisi 3.610,31 poin. Indeks Strait Times (Singapura) melemah 0,35% (10,15 poin) ke level 2.907,76 poin.

Bursa Eropa: Sesi opening pasar saham ERopa berlangsung merah pada perdagangan hari Senin (23/11) pagi wakto lokal seiring sikap para investor yang mencermati kelanjutan tekanan harga minyak dan komoditi lainnya.

Indeks FTSE 100 down 0,7% ke level 6.293,27 poin. Indeks DAX 30 turun 0,1% ke posisi 11.105,92 poin. Indeks CAC 40 drop 0,2% ke level 4.901,68 poin.

Oil: Harga minyak jatuh di pasar komoditi Asia pada perdagangan hari Senin (23/11), memperpanjang koreksi seiring nilai tukar dolar AS yang menguat. Dikabarkan cadangan minyak global mencapai rekor tertinggi sehingga makin menekan harga.

Minyak jenis WTI turun 1,18 dolar AS ke level 40,73 USD per barel. Sedangkan minyak jenis Brent turun 82 sen ke posisi 43,84 dolar AS per barel.

(afp/cnbc/awsj)



Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Dalam_Tekanan__Rupiah_dan_IHSG_Kompak_Melemah_&level2=newsandopinion&id=3979056&img=level1_topnews_3&urlImage=#.VlLuxE_cp5Y

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news