About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Minggu, 15 Maret 2015

Market Break: Neraca Perdagangan Surplus, IHSG Menguat 0,2%

Ipotnews - IHSG berhasil menguat +0,2% (+13 poin) ke level 5439,44 poin pada penutupan perdagangan sesi 1 hari ini, Senin (16/3).

Indeks LQ45 naik +0,62 persen ke posisi 948 poin. Jakarta Islamic Index (JII) menguat +0,43% ke posisi 727 poin. Indeks Kompas 100 naik +0,57% ke level 1.199 poin.

Transaksi siang ini senilai Rp2,621 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 2,792 miliar saham.

Pemodal asing melanjutkan jual bersih (net sell) yang pada hari ini tercatat -Rp201 miliar.

Sektor misc-ind naik +1,24% menjadi lokomotif penguatan IHSG. Harga saham [ASII 7,975 100 (+1,3%)] naik +1,6%. 

Finance menjadi sektor berikutnya yang mendukung laju IHSG setelah naik +1,04%. Saham-saham sektor ini yang menguat di antaranya [BBNI 6,875 125 (+1,9%)] naik +1,9%. [BBRI 12,925 175 (+1,4%)] naik +1,6%. [BMRI 12,050 150 (+1,3%)] naik +1,3%.

Sektor agri naik +0,79%. Emiten agri [LSIP 1,895 55 (+3,0%)] naik +3,0% di urutan teratas Top 10 Gainers LQ45. [AALI 25,950 325 (+1,3%)] naik +1,2%.

Properti menjadi sektor yang turun paling dalam -0,84%. Saham [CTRA 1,275 -50 (-3,8%)] turun -3,4%. [LPKR 1,090 -5 (-0,5%)] turun -0,9%.

Mining -0,11%
Infrastruktur +0,54%. Harga saham [JSMR 7,100 75 (+1,1%)] naik +1,1%.
Trade -0,36%
Manufaktur +0,23%
Consumer -0,11%
Basic-ind -0,12%

Neraca Perdagangan RI
Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini menyatakan neraca perdagangan Indonesia surplus pada periode bulan Februari 2015. Neraca perdagangan Indonesia bulan Februari surplus US$738,3 juta. Pada bulan Januari lalu neraca perdagangan tercatat juga surplus US$709,4 juta.

Tetapi surplus perdagangan bulan Februari 2015 turun 16,02% dibanding bulan yang sama tahun lalu. Sementara ekspor turun 7,9% (MoM)

Bursa Asia
Bursa saham China menjadi lokomotif penguatan bursa Asia seiring spekulasi kenaikan stimulus, ekspektasi pertumbuhan yang lebih cepat dibanding kenaikan suku bunga di AS serta turunnya harga minyak. Pasar saham Shanghai ke level tertinggi sejak Agustus 2009 terkait pernyataan PM Li Keqiang akan adanya ekspektasi kenaikan stimulus lebih lanjut.

Bursa Tokyo indeks Nikkei yang pada pekan lalu ke level rekor 19.349 melorot di akhir sesi pagi terkait emiten pembuat robot Fanuc bergerak melemah.

Bank of Japan memulai meeting 2 hari. Para analis memperkirakan bank sentral Jepang tetap pada level stimulus yang ada saat ini.

Sebagian besar indeks utama di bursa saham Asia bergerak menguat pada perdagangan sesi I.

Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang bergerak naik +0,20% (37,70 poin) ke posisi 19.291,95 poin. Indeks Nikkei berada di atas level 19.000 untuk pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir pada perdagangan Jumat pekan lalu.

Indeks Hang Seng naik +117,54 poin (+0,49%) ke level 23.940,75 poin. Indeks Shanghai di bursa China juga naik +1,82% (+61,40 poin) ke level 3.434,31 poin.

Indeks Straits Times (Singapura) menguat +0,55% (+18,87) 3.381,97. (pukul 12.05 WIB)


(cnbc/awsj/afp/mk)

Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Break__Neraca_Perdagangan_Surplus__IHSG_Menguat_0_2%_&level2=newsandopinion&id=3454107&img=level1_topnews_1&urlImage=ihsg-1-antara.jpg#.VQZ3XtLkdWA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news