Indeks LQ45 naik +0,64 persen ke posisi 930 poin.
Jakarta Islamic Index (JII) naik +0,43 persen ke level 715 poin.
Indeks Kompas 100 naik +0,59 persen ke level 1181 poin.
Nilai transaksi mencapai Rp3,255 triliun. Volume mencapai 2,878 miliar saham.
Pemodal asing membukukan beli bersih (net buy) Rp68 miliar.
Sektor finance menjadi penopang utama laju IHSG, naik +1,14 persen.
Saham-saham finance yang menguat seperti [BMRI 11,700
Sementara itu agri dilanda aksi profit taking, turun paling dalam -1,49 persen. Emiten agri [AALI 25,400
Analis Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Haryajid Ramlen memperkirakan sektor consumer, finance dan konstruksi yang akan berimbas pada properti akan menopang laju IHSG. "Saat ini pendanaan dan investasi properti mulai masuk ke pasar modal," katanya, di Jakarta, Senin (9/2).
Indeks bursa saham Hong turun -0,46 persen.
Nikkei naik +0,4 persen.
Shanghai Composite indeks menguat +0,3 persen ditopang oleh saham-saham asuransi.
Bursa Australia melemah, indeks S&P/ASX 200 turun -0,7 persen. Kospi turun -0,2 persen.
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Break__Sesi_Pagi_IHSG_Lampaui_Rekor_Tertinggi_Pekan_Lalu&level2=newsandopinion&id=3383580&img=level1_topnews_2&urlImage=#.VNhUwuasVWI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar