About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Rabu, 16 Desember 2015

Market Brief: Bursa Saham Global Sambut Positif Keputusan The Fed

Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini dibuka di teritori positif melanjutkan tren positif kenaikan indeks saham acuan di bursa saham Eropa dan AS, menyambut kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve 0,25-0,50 persen.

Pasar menunggu rilis data perdagangan Jepang periode November, dan kebijakan suku bunga Bank Indonesia.

Mengawali perdagangan Asia hari ini, indeks ASX 200 Australia melesat 1,37% (69,05 poin) ke level 5.097,50 pada pukul 08.20 WIB, didorong oleh kenaikan harga saham di hampir semua sektor.

Laju indeks sedikit tertahan oleh penurunan harga saham sejumlah emiten di sektor perminyakan, tertekan pelemahan harga minyak global.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 2,14% (407,63 poin) menjadi 19.457,54, ditopang oleh kenaikan harga saham di sektor perbankan, otomotif, perdagangan ritel. Pelemahan kurs yen terhadap dolar ikut mendorong kenaikan harga saham emiten eksportir. Indeks Kospi, Korea Selatan, naik 0,2% ke level 1.972,76.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diharapkan akan mampu mengikuti tren positif di bursa saham global, melanjutkan tren penguatan yang terjado sepanjang hari kemarin.

Analis memperkirakan, indeks akan melanjutkan tren kenaikan, dengan memperhitungkan sentimen kenaikan suku bunga The Fed.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, penguatan signifikan bursa saham global, IHSG kemarin, dan nilai tukar rupiah di tengah mulai masuknya arus dana investor asing berpotensi mendorong indeks untuk melanjutkan penguatan.

IHSG akan bergerak pada rentang support 4.445 dan resistance 4.545. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: PGAS [PGAS 2,835 -40 (-1,4%)] (Spec Buy), PTPP [PTPP 3,710 -60 (-1,6%)] (Spec Buy), UNVR [UNVR 36,175 -575 (-1,6%)] (Spec Buy), dan WSKT [WSKT 1,645 -25 (-1,5%)] (Spec Buy).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street, pagi tadi melesat lebih dari satu persen, setelah Federal Reserve mengumumkan kenaikan suku bunga untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun dan menjanjikan kenaikan suku bunga secara bertahap di masa mendatang.

The Fed menaikkan suku bunga acuan menjadi 0,25-0,50 persen, dengan memperhatikan pertumbuhan ekonomi yang moderat dan diharapkan akan makin cepat pada tahun depan.

Para analis memuji The Fed yang mengambil pendekatan "bertahap" untuk kenaikan suku bunga mendatang. Saham-saham emiten perbankan dan industri melaju menyambut keputusan The Fed, hanya saham-saham sektor energi yang melorot terimbas penurunan harga minyak.

Rilis data pembelian rumah pertama (housing starts) periode November naik 10,5 persen, namun data output industri untuk periode yang sama turun 0,6 persen, penggunaan kapasitas sebesar 77,0 persen. Kilasan indeks belanja manajer (Flash PMI) Desember versi Markit lebih rendah dari November yang mencapai 51,3.

Dow Jones Industrial Average melesat 1,28% (224,18 poin) ditutup di 17.749,09.
S&P 500 melompat 1,45% (29,66 poin) ke level 2.073,07.
Nasdaq Composite melonjak 1,52% (75,78 poin) ke posisi 5.071,.13.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange terbang 4,48% menjadi US$20,76.

Bursa saham utama Eropa, tadi malam juga berakhir dengan membukukan kenaikan menjelang pengumuman kenaikan suku bunga The Fed, mengakhiri ketidakpastian selama beberapa tahun terakhir.

Kenaikan indkes saham acuan juga dipicu oleh penurunan angka pengangguran Inggris, yang menciptakan 500.000 lapangan kerja baru dalam tiga bulan hingga akhir Oktober, dan mencatatkan rekor tertinggi employment rate sebesar 73,9 persen. Melemahnya kembali harga minyak, menyurutkan laju kenaikan indeks saham acuan.

FTSE 100 London melaju 0,72% (43,40 poin) menjadi 6.061,19.
DAX 30 Frankfurt naik 0,18% (18,88 poin) ditutup di 10.469,26.
CAC 40 Paris maju 0,22% (10,27 poin) ke level 4.624,67.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sebagian besar mata uang utama dunia di pasar uang New York, pagi tadi berakhir dengan mencatatkan kenaikan tipis setelah sempat melemah pasca keputusan The Fed untuk menaikkan suku bunga secara bertahap.

The Fed memutuskan untuk menaikkan kisaran target suku bunga acuan menjadi 0,25-0,5 persen. Indeks dolar yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang mitra dagang utama AS naik 0,2% menjadi 98,42.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot




Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di bursa New York pagi tadi ditutup dengan membukukan penurunan tajam ke level terendah sejak Februari 2009, setelah data AS menunjukkan peningkatan besar persediaan minyak.

Laporan mingguan persediaan minyak Departemen Energi AS menunjukkan bahwa pasokan minyak mentah hingga 11 Desember naik 4,8 juta barel menjadi 490,7 juta barel, atau 110,7 juta barel lebih tinggi dari satu tahun lalu.

Persediaan di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk kontrak Amerika, bertambah 0,6 juta barel menjadi 60,06 juta barel. Sementara produksi minyak mentah AS meningkat 12.000 barel menjadi 9,176 juta barel per hari pada pekan lalu. Langkah The Fed menaikkan suku bunga ikut menekan harga minyak.

Harga minyak WTI, untuk pengiriman Januari, turun US$1,83 (hampir 5%) menjadi US$35,52 per barel.
Harga minyak Brent untuk penyerahan Januari turun US$1,26 (lebih 3%) menjadi US$37,19 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi menguat menjelang pengumuman kenaikan suku bunga Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) The Fed.

Namun, pada perdagangan elektronik Rabu, emas berjangka jatuh di bawah US$1.070 menyusul pengumuman FOMC menaikkan suku bunga untuk kali pertama dalam sembilan tahun.

Harga emas untuk pengiriman Februari naik US$15,2 (1,43%) menjadi US$1.076,80 per ounce.
Harga emas di pasar spot turun 75 sen menjadi US$1.071,81 per ounce.

(AFP, CNBC, Reuters)



Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Brief__Bursa_Saham_Global_Sambut_Positif_Keputusan_The_Fed&level2=newsandopinion&id=4022778&img=level1_topnews_2&urlImage=IHSG2-Tribun%20News.jpg#.VnIfdE_cp5Y

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news