Indeks LQ45 naik +0,30% ke posisi 949 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik +0,17% ke posisi 726 poin. Indeks Kompas 100 menguat +0,32% ke level 1202 poin.
Transaksi mencapai Rp6,153 triliun. Perdagangan berlangsung ramai sehingga volume perdagangan mencapai 7,662 miliar saham di atas rata-rata harian. Namun hal itu tidak dibarengi aksi beli pemodal asing. Investor asing jual portfolio (net sell) senilai -Rp507 miliar
Saham-saham yang banyak dilepas asing seperti TLKM, BBRI, BMRI, BBCA, LPPF, PGAS, SILO dan UNVR.
Giliran sektor consumer yang menopang laju IHSG. Consumer naik +0,83% paling signifikan. Saham grup Salim menjadi lokomotif penguatan consumer. Saham ICBP naik +1,9% [ICBP 14,500
Penopang IHSG lainnya adalah sektor finance yang naik +0,66%. Saham Bank BCA naik +0,3%[BBCA 14,425
Sektor properti naik +0,54%. Saham-saham properti rebound setelah pada pekan lalu bergerak negatif. Saham Summarecon Agung naik +3,1% [SMRA 1,660
Dari 10 sektor saham, mining turun paling tajam -0,52%. Emiten mining Vale Indonesia turun -1,3% [INCO 3,380
Infrastruktur melemah -0,22%. Saham Perusahaan Gas Negara turun -2,3% [PGAS 5,225
Bursa Asia
Indeks saham di bursa utama Asia terkoreksi. Di bursa Hong Kong, indeks Hang Seng turun -226,07 poin (-0,94%) ke posisi 23.896,98 poin.
Indeks Nikkei 225 melemah -0,67% (125,44 poin) ke posisi 18.665,11 poin.
Di bursa China, indeks Shanghai melemah -0,46% (-15,31 poin) ke 3.287,10 poin.
Sementara indeks Straits Times (Singapura) ditutup turun -0,25% (8,53 poin) ke posisi 3.396,04 poin.
Pasar Eropa
Merespon data inflasi China yang menguat, bursa saham Eropa berada di zona negatif pada opening perdagangan hari ini. Indeks utama di pasar saham Eropa, FTSE 100 (Inggris) turun -0,22% persen (-15,10) ke posisi 6.861,37 poin.
Indeks DAX (Jerman) turun -0,21% persen (-24,40 poin) ke level 11.557,37 poin.
Indeks CAC 40 (Perancis) dibuka melemah -0,14% persen (-7,11 poin) ke level 4.930,09 poin.
Di pasar Asia harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) melemah US$11 sen ke level US$49,89 per barel. Brent turun US$35 sen ke posisi US$58,18 per barel. Para dealer mencemaskan penguatan nilai tukar USD dan ketegangan geopolitik yang masih berlangsung di negara kaya minyak di Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah turun tipis 0,20% ke posisi Rp13.111,00 terhadap dolar AS pada closing trading.
(AFP/Bloomberg/CNBC/AWSJ/mk)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Jangka_Menengah_Uptrend__IHSG_Bertahan_Hijau&level2=newsandopinion&id=3442555&img=level1_topnews_2&urlImage=ihsg_200big.jpg#.VP7A6nysVWI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar