Asia
Bursa saham Asia pagi ini dibuka cenderung flat. Diawali dengan sedikit penurunan indeks saham Australia S&P ASX 200 diganjal oleh kejatuhan harga minyak mentah dan komoditas lain. Indeks saham Korea Selatan, Kospi sedikit menguat, dan bursa saham Jepang libur.
Sejumlah analis memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi kembali menguat untuk melanjutkan pola uptrend jangka panjang, pasca mengalami koreksi sehat pada perdagangan kemarin. Namun posisi IHSG yang masih tinggi, secara psikologis bisa memicu aksi jual.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, kembali menguatnya bursa global diprediksi akan menjadi sentimen positif pergerakan indeks. IHSG diperkirakan akan menguat dengan support 5.290 dan resist 5.340. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:NRCA [NRCA 1,445
Amerika Serikat dan Eropa
Wall Street reli menjelang penutupan dini hari tadi, didorong oleh penguatan saham Apple yang menembus rekor harga tertinggi dan Cocal-Cola yang berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 3% pada kuartal keempat lalu, dua persen di atas perkiraan.
Dow Jones ditutup menguat 0,79% (139,55 poin) di level 17.868,76.
S&P 500 naik 1,07% (21,85 poin) menjadi 2.068,59
Nasdaq melambung 1,30% dan berakhiir di posisi 4.787,64
Harga ETF saham Indonesia yang diperdagangkan di Wall Street (EIDO) ditutup melemah 1,09% menjadi 27,11.
Bursa saham utama Eropa tadi malam mengalami kenaikan indeks, dengan harapan akan dihasilkannya terobosan baru untuk menyelesaikan utang Yunani. Namun laju indeks bursa saham London, terhambat lantaran rilis data produksi sektor industri yang turun 0,2 persen pada Desember lalu dan kejatuhan harga minyak.
FTSE 100, London tergelincir 0,12% menjadi 6.829,12.
DAX 30, Frankfurt melaju 0,85% menjadi 10.753,83.
CAC 40, Paris tumbuh 0,96% menjadi 4.695,65
Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar ASS terhadap euro dan yen Jepang di pasar spot, dini hari tadi mengalami penguatan setelah sehari sebelumnya tertekan olah aksi ambil untung para trader. Indeks Spot Dollar, ukuran dari dollar terhadap sekeranjang mata uang utama,naik 0,25 persen menjadi 94,6890. Dolar AS kembali ke jalur penguatan akhir pekan lalu setelah pasar meyakini saat ini AS merupakan titik terang perekonomian global di tengah melemahnya indikator ekonomi di kawasan lain.
| Symbol | Last | Change | % Change |
| EUR/USD | 1.1314 | -0.0005 | -0.04% |
| USD/JPY | 119.43 | 0.02 | 0.02% |
| GBP/USD | 1.5253 | 0.0001 | 0.01% |
| USD/CNY | 6.2405 | -0.0062 | -0.10% |
| USD/IDR | 12670.00 | 25.00 | 0.20% |
Komoditas
Harga minyak mentah WTI dan Brent di pasar future pagi tadi ditutup dengan penurunan, tertekan oleh pernyataan International Energy Agency (IEA) yang menyatakan bahwa perlu waktu bertahun-tahun untuk mencapai harga kesimbangan baru, lantaran melimpahnya cadangan minyak di 34 negara-neggara OECD.
Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada pagi ini, karena nilai tukar dollar dan ekuitas Amerika Serikat menguat. Namun, penurunan harga emas dibatasi oleh ketidakpastian di zona euro, di mana stabilitas Yunani dan situasi di Ukraina masih mengkhawatirkan.
| | Last | Change | % Change | Market | Trade Time |
| WTI Crude (Mar`15) | 50.96 | -1,90 | -3.59 | NYMEX | 5:14:58 PMEST |
| Brent Crude (Mar`15) | 57.00 | -1.34 | -2.3 | ICEX | 5:19:39 PM EST |
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Brief__Global_Hembuskan_Sentimen_Positif__IHSG_Berpotensi_Menguat&level2=newsandopinion&id=3387878&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VNq3sOasVWI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar