About
IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.
Kamis, 08 Januari 2015
Hasil reksadana saham sukses mengalahkan IHSG
Pemegang reksadana saham bisa bersorak gembira. Instrumen investasi ini mampu membagikan imbal hasil atau return paling tinggi ketimbang instrumen investasi lain sepanjang 2014.
Rata-rata return reksadana saham hingga 22 Desember 2014 secara year to date (ytd) mencapai 27,97%. Kinerja tersebut lebih unggul dibandingkan prestasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di periode itu yang sebesar 20,24%. Demikian juga dengan kinerja obligasi yang masih di bawah 20%. Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) mencatat, INDOBex Composite total return sepanjang tahun hingga 23 Desember 2014 hanya sekitar 11,88%.
Sedangkan total return obligasi pemerintah yang ditunjukkan oleh INDOBex Goverment mencatatkan return sekitar 12,17%. Lalu total return obligasi korporasi atau INDOBex Corporate mendulang total return sekitar 10,32%. Sedangkan kenaikan harga emas tidak banyak, sehingga reksadana saham memberikan return paling baik dibandingkan instrumen investasi lainnya.
Sepanjang tahun 2014, bunga deposito juga cukup menarik, namun masih kalah. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI rate memicu kenaikan suku bunga deposito, dari sekitar 6,3% di akhir tahun 2013 hingga sempat mencapai 7,5% pada tahun ini. Bahkan sejumlah deposan besar, seperti dana pensiun dan perusahaan pengelola dana bisa mencicipi harumnya bunga di atas 11%.
Tahun depan diperkirakan, reksadana saham masih akan membagikan return lebih tinggi dibandingkan IHSG. Kinerja produk tersebut akan ditopang positifnya kondisi makro ekonomi Indonesia seiring turunnya harga minyak. Selain itu, inflasi Indonesia juga akan lebih rendah dibandingkan tahun ini.
Dengan demikian, pasar saham yang menjadi aset dasar reksadana saham akan terangkat. Diperkirakan, IHSG tahun depan akan naik sekitar 15%.
Sumber : kontan.co.id, diolah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar