Sejalan dengan makin besarnya
tingkat kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia,
dimana mayoritas penduduknya beragama Islam merupakan pasar yang sangat
potensial untuk pengembangan industri keuangan syariah.
Di dalam industri keuangan syariah, yang sudah banyak dikenal lebih dulu adalah perbankan syariah dan asuransi syariah sedangkan di pasar modal kita kenal adanya ReksaDana Syariah yang diharapkan memiliki pertumbuhan yang pesat kedepannya.
Reksadana Syariah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang kemudian diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi sebagai perwakilan pemilik modal, yang pengelolaan investasinya sesuai dengan ketentuan dan prinsip syariah.
Pada prinsipnya ReksaDana Syariah sama dengan ReksaDana Konvensional hanya saja dalam pengelolaannya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah.
Mengapa harus ReksaDana? Karena ReksaDana dikelola oleh Manajer Investasi yang professional dan ahli di bidangnya , dimana dalam pengelolaannya terdapat diversifikasi Investasi, terdapat kemudahan dalam mencairkan ReksaDana, selain itu ReksaDana bukan merupakan objek pajak.
Pada ReksaDana Syariah pemilihan instrument investasi harus berdasarkan DES (Daftar Efek Syariah) yang diterbitkan oleh DSN-MUI (Dewan Syariah Nasional- Majelis Ulama Indonesia) yang bekerjasama dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
ReksaDana Syariah hanya berinvestasi pada perusahaan dengan kategori halal, dan memenuhi rasio keuangan tertentu.
Yang dimaksud Halal adalah perusahaan tersebut tidak memproduksi atau menjual sesuatu yang haram menurut Islam, seperti menjual daging babi, minuman keras, bisnis hiburan maksiat, judi, pornografi, dsb, tidak merugikan orang banyak, tidak merugikan orang dan bersifat mudarat (rokok), tidak boleh investasi pada portfolio yang yang bersifat riba (adanya bunga), bukan judi (maysir), perdagangan yang tidak disertai penyerahan barang, perdagangan dengan penawaran dan permintaan palsu (bay al najsy), jual beli mengandung ketidakpastian (gharar) dan spekulatif, serta transaksi suap (risywah).
Sedangkan yang dimaksud dalam memenuhi rasio keuangan tertentu yaitu total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total ekuitas tidak lebih dari 82%, total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari 10 %.
Reksa Dana Syariah ini cocok untuk yang ingin berinvestasi di pasar modal tapi waktu terbatas, ingin berinvestasi tapi pengetahuannya masih belum memadai, sementara kebutuhan investasi tidak boleh ditunda-tunda, kurang akses atas informasi yang tersedia dipasar modal, ingin mempunyai return yang optimal namun dana yang terbatas, ingin diversifikasi investasi, ingin memenuhi kebutuhan jangka pendek, menengah atau panjang dan kesemuanya itu untuk mencapai kebebasan financial secara syariah, ingin berinvestasi tapi sesuai dengan tuntunan agama.
Kini tidak perlu susah-susah berinvestasi ReksaDana Syariah karena sudah ada IPOTFUND yaitu Supermarket ReksaDana Online.
Melalui IPOTFUND, investor diberikan kemudahan, keamanan dan kenyamanan.
ReksaDana Syariah di IPOTFUND terdiri dari 17 produk ReksaDana dari 10 Manager Investasi.
IPOT FUND yang memberikan 10 kelebihan sekaligus, yaitu:
1. Konfirmasi transaksi dari Bank Kustodian T+1. Hanya di IPOTFUND, konfirmasi pembelian dan penjualan ReksaDana dari Bank Kustodian secara elektronik diberikan kepada nasabah pada T+1 dimana selling agent lain mengirimnya hanya melalui pos.
2. Bebas biaya pembelian dan penjualan ReksaDana. Untuk pembelian semua ReksaDana yang ada di IPOT FUND tidak dikenakan biaya apapun (alias gratis), namun ada beberapa Manajer Investasi yang mengenakan biaya penjualan selama jangka waktu tertentu, biasanya 1-2 tahun pertama, setelah itu bebas biaya penjualan. Biaya penjualan ini sepenuhnya akan diambil oleh Manajer Investasi. IPOT FUND sama sekali tidak mengambil biaya transaksi penjualan ReksaDana tersebut.
3. 1 Account untuk semua ReksaDana. Registrasi, Rekening Bank, dan Laporan ReksaDana semuanya dalam satu account atas nama Nasabah sendiri.
4. Beragam pilihan produk ReksaDana. Akses kepada 151 produk ReksaDana (dari 151 produk ReksaDana ini terdapat 17 produk ReksaDana Syariah), baik pasar uang, pendapatan tetap, campuran maupun saham dari 30 Manajer Investasi ternama di Indonesia.
5. Tidak memerlukan tandatangan basah (“wet signature”) untuk transaksi pembelian dan penjualan ReksaDana. Pembelian dan penjualan ReksaDana semuanya dilakukan secara online melalui platform IPOT FUND, sehingga tidak memerlukan tanda tangan basah setiap kali Nasabah melakukan transaksi.
6. Kepemilikan Unit ReksaDana dicatat atas nama Nasabah sendiri. Keamanan atas kepemilikan unit ReksaDana sangat dijamin, karena dicatat atas nama Nasabah sendiri oleh Bank Kustodian di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
7. Dana Nasabah disimpan atas nama Nasabah sendiri. Keamanan dana yang dimiliki oleh Nasabah disimpan di Rekening Dana Investor (RDI) di bank yang ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan, terpisah dari rekening bank milik Indo Premier (IPOT FUND).
8. Database ReksaDana terlengkap dan ter-update. IPOT FUND memiliki database semua produk ReksaDana yang ada di Indonesia dan dapat dianalisa dengan menggunakan tools Fund Screener secara Mudah dan Gratis.
9. Keamanan yang sangat terjamin. Transaksi melalui IPOT FUND sangat terjamin keamanannya, karena menggunakan SSL-256 bit dan PIN Trading pada setiap transaksi.
10. Multi-Platform. IPOT FUND dapat digunakan pada Multi Platform, baik desktop, laptop, tablet, dan smartphone, kapan saja dan dimana saja.
Dengan 10 keuntungan yang sudah disebutkan ditambah lagi setoran awal mulai dari Rp.100.000,- untuk apalagi menunda investasi ReksaDana Syariah di IPOTFUND.
Selamat berinvestasi ReksaDana syariah, jangan lupa langkah pertama adalah tentukan profil resiko anda, tentukan tujuan keuangan dan jangka waktu investasinya setelah itu mulailah lakukan investasi
Di dalam industri keuangan syariah, yang sudah banyak dikenal lebih dulu adalah perbankan syariah dan asuransi syariah sedangkan di pasar modal kita kenal adanya ReksaDana Syariah yang diharapkan memiliki pertumbuhan yang pesat kedepannya.
Reksadana Syariah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang kemudian diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi sebagai perwakilan pemilik modal, yang pengelolaan investasinya sesuai dengan ketentuan dan prinsip syariah.
Pada prinsipnya ReksaDana Syariah sama dengan ReksaDana Konvensional hanya saja dalam pengelolaannya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah.
Mengapa harus ReksaDana? Karena ReksaDana dikelola oleh Manajer Investasi yang professional dan ahli di bidangnya , dimana dalam pengelolaannya terdapat diversifikasi Investasi, terdapat kemudahan dalam mencairkan ReksaDana, selain itu ReksaDana bukan merupakan objek pajak.
Pada ReksaDana Syariah pemilihan instrument investasi harus berdasarkan DES (Daftar Efek Syariah) yang diterbitkan oleh DSN-MUI (Dewan Syariah Nasional- Majelis Ulama Indonesia) yang bekerjasama dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
ReksaDana Syariah hanya berinvestasi pada perusahaan dengan kategori halal, dan memenuhi rasio keuangan tertentu.
Yang dimaksud Halal adalah perusahaan tersebut tidak memproduksi atau menjual sesuatu yang haram menurut Islam, seperti menjual daging babi, minuman keras, bisnis hiburan maksiat, judi, pornografi, dsb, tidak merugikan orang banyak, tidak merugikan orang dan bersifat mudarat (rokok), tidak boleh investasi pada portfolio yang yang bersifat riba (adanya bunga), bukan judi (maysir), perdagangan yang tidak disertai penyerahan barang, perdagangan dengan penawaran dan permintaan palsu (bay al najsy), jual beli mengandung ketidakpastian (gharar) dan spekulatif, serta transaksi suap (risywah).
Sedangkan yang dimaksud dalam memenuhi rasio keuangan tertentu yaitu total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total ekuitas tidak lebih dari 82%, total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari 10 %.
Reksa Dana Syariah ini cocok untuk yang ingin berinvestasi di pasar modal tapi waktu terbatas, ingin berinvestasi tapi pengetahuannya masih belum memadai, sementara kebutuhan investasi tidak boleh ditunda-tunda, kurang akses atas informasi yang tersedia dipasar modal, ingin mempunyai return yang optimal namun dana yang terbatas, ingin diversifikasi investasi, ingin memenuhi kebutuhan jangka pendek, menengah atau panjang dan kesemuanya itu untuk mencapai kebebasan financial secara syariah, ingin berinvestasi tapi sesuai dengan tuntunan agama.
Kini tidak perlu susah-susah berinvestasi ReksaDana Syariah karena sudah ada IPOTFUND yaitu Supermarket ReksaDana Online.
Melalui IPOTFUND, investor diberikan kemudahan, keamanan dan kenyamanan.
ReksaDana Syariah di IPOTFUND terdiri dari 17 produk ReksaDana dari 10 Manager Investasi.
IPOT FUND yang memberikan 10 kelebihan sekaligus, yaitu:
1. Konfirmasi transaksi dari Bank Kustodian T+1. Hanya di IPOTFUND, konfirmasi pembelian dan penjualan ReksaDana dari Bank Kustodian secara elektronik diberikan kepada nasabah pada T+1 dimana selling agent lain mengirimnya hanya melalui pos.
2. Bebas biaya pembelian dan penjualan ReksaDana. Untuk pembelian semua ReksaDana yang ada di IPOT FUND tidak dikenakan biaya apapun (alias gratis), namun ada beberapa Manajer Investasi yang mengenakan biaya penjualan selama jangka waktu tertentu, biasanya 1-2 tahun pertama, setelah itu bebas biaya penjualan. Biaya penjualan ini sepenuhnya akan diambil oleh Manajer Investasi. IPOT FUND sama sekali tidak mengambil biaya transaksi penjualan ReksaDana tersebut.
3. 1 Account untuk semua ReksaDana. Registrasi, Rekening Bank, dan Laporan ReksaDana semuanya dalam satu account atas nama Nasabah sendiri.
4. Beragam pilihan produk ReksaDana. Akses kepada 151 produk ReksaDana (dari 151 produk ReksaDana ini terdapat 17 produk ReksaDana Syariah), baik pasar uang, pendapatan tetap, campuran maupun saham dari 30 Manajer Investasi ternama di Indonesia.
5. Tidak memerlukan tandatangan basah (“wet signature”) untuk transaksi pembelian dan penjualan ReksaDana. Pembelian dan penjualan ReksaDana semuanya dilakukan secara online melalui platform IPOT FUND, sehingga tidak memerlukan tanda tangan basah setiap kali Nasabah melakukan transaksi.
6. Kepemilikan Unit ReksaDana dicatat atas nama Nasabah sendiri. Keamanan atas kepemilikan unit ReksaDana sangat dijamin, karena dicatat atas nama Nasabah sendiri oleh Bank Kustodian di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
7. Dana Nasabah disimpan atas nama Nasabah sendiri. Keamanan dana yang dimiliki oleh Nasabah disimpan di Rekening Dana Investor (RDI) di bank yang ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan, terpisah dari rekening bank milik Indo Premier (IPOT FUND).
8. Database ReksaDana terlengkap dan ter-update. IPOT FUND memiliki database semua produk ReksaDana yang ada di Indonesia dan dapat dianalisa dengan menggunakan tools Fund Screener secara Mudah dan Gratis.
9. Keamanan yang sangat terjamin. Transaksi melalui IPOT FUND sangat terjamin keamanannya, karena menggunakan SSL-256 bit dan PIN Trading pada setiap transaksi.
10. Multi-Platform. IPOT FUND dapat digunakan pada Multi Platform, baik desktop, laptop, tablet, dan smartphone, kapan saja dan dimana saja.
Dengan 10 keuntungan yang sudah disebutkan ditambah lagi setoran awal mulai dari Rp.100.000,- untuk apalagi menunda investasi ReksaDana Syariah di IPOTFUND.
Selamat berinvestasi ReksaDana syariah, jangan lupa langkah pertama adalah tentukan profil resiko anda, tentukan tujuan keuangan dan jangka waktu investasinya setelah itu mulailah lakukan investasi
SUSAH Daftarnya harus ngisi No. SID, tidak tau tidak bisa dilanjut/macet
BalasHapusHalo Pak Panji,
HapusUntuk registrasi silahkan melalui website www.indopremier.com atau aplikasi IPOTGO kemudian pilih Registrasi. Setelah mengisi data registrasi sampai finish maka Bapak akan menerima formulir pembukaan rekening Opening Account, formulir pembukaan Rekening Dana Investor (RDI) BCA dan formulir Risk Profile Questionnaire (RPQ) ke email pribadi bapak. Kemudian formulir tersebut di-print lalu ditandatangani serta paraf pada bagian yang sudah ditentukan dan dikirimkan langsung ke kantor IPOT Pusat dengan alamat :
PT. Indo Premier Sekuritas
Wisma GKBI 7/F Suite 718
Jl. Jend. Sudirman No.28
Jakarta 10210
Untuk kelengkapan dokumen dapat dilampirkan :
- Copy KTP
- Copy NPWP (jika ada)
- Copy halaman pertama buku tabungan
- Copy KTP orang tua (Ayah) untuk mahasiswa dan pelajar
- Foto selfie sambil memegang KTP, kemudian diprint pada kertas A4
Kami menyediakan layanan pick up dokumen jika bapak berdomisili di wilayah DKI Jakarta dengan konfirmasi melalui email support@indopremier.com untuk pendaftaran pick up dokumen.