About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Selasa, 11 Oktober 2016

Market Brief: Global Melorot, IHSG Mixed Berupaya Lanjutkan Kenaikan

Ipotnews - Bursa saham Asia, pagi ini (12/10) dibuka melemah melanjutkan tren penurunan indeks di bursa saham Wall Street dan Eropa, di tengah penurunan harga minyak dunia.

Perdagangan saham hari ini diawali dengan  penurunan indeks ASX 200 Australia sebesar 0,81%, tertekan oleh kejatuhan saham sektor energi sebesar 1,34 persen, dan sektor pertambangan dasar hingga 2,24 persen. Pelemahan indeks sedikit mereda menjadi minus 0,50% (-27,30 poin) ke level 5.452,50 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,64% (-108,14 poin) di posisi 16.916,62, setelah dibuka melorot 0,78 persen. Rilis data pesanan mesin inti periode September melorot 2,2 persen dibanding sebulan sebelumya yang mengindikasiikan penurunan belanja modal industri Jepang.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melemah 0,14 persen, tertekan penurunan harga saham Samsung setelah memutuskan penghentian penjualan smartphone Galaxy Note 7, namun berlanjut berbalik menguat 0,14% di posisi 2.034,86.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melorot 0,69% menjadi 23.386,92. Indeks Shanghai Composite, China dibuka turun 0,26% ke posisi 3.057,32.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dihadapkan pada tren penurunan indeks di bursa saham global dan regional di tengah penurunan harga minyak dunia, setelah kemarin berhasil keluar dari tekanan pelemahan dan ditutup di zona hijau. Sejumlah analis memperkirakan, indeks akan berupaya melanjutkan penguatan pada hari ini, namun tekanan pelemahan di bursa regional akan ikut mempengaruuhi laju indeks. IHSG diprediksi bergerak mixed cenderung menguat terbatas.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, melemahnya bursa saham global dan regional serta pelaku pasar yang masih menunggu kinerja laporan keuangan emiten dan minimnya sentimen positif dari dalam negeri diprediksi menjadi katalis negatif indeks. IHSG diprediksi bergerak melemah di rentang support 5.345 dan resistance 5.410.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: TLKM [TLKM 4,160 0 (+0,0%)] (BoW, Resist: Rp4.210, Support: Rp4.080), ANTM [ANTM 830 40 (+5,1%)] (Spec Buy, TP: Rp860, Support: Rp800), BJTM [BJTM 550 20 (+3,8%)] (Spec Buy, TP: Rp570, Support: Rp530), SMRA [SMRA 1,785 45 (+2,6%)] (SoS, TP: Rp1.820, Support: Rp1.730)

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir dengan membukukan penurunan tajam, setelah rilis laporan keuangan sejumlah emiten - yang mengawali musim laporan keuangan kuartal ketiga - dengan hasil mengecewakan. Harga saham raksasa alumunium AS , Illumina terpelanting 11,42 setelah melaporkan kerugian laporan keuangan kuartal ketiga, di tengah kejatuhan harga minyak mentah dunia yang menyeret penurunan harga saham sektor energi.

Dow Jones Industrial Average anjlok 1,09% (-200,38 poin) menjadi 18.128,66.
S&P 500 terjerembab 1,24% (-26,93 poin) di posisi 2.136,73.
Nasdaq Composite rontok 1,54% (-81,89 poin) di level 5.246,79.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange turun 1,14% menjadi US$26,03.

Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir melemah karena investor berspekulasi mengenai kenaikan suku bunga AS tahun ini, di tengah penurunan harga minyak. Indeks Stoxx Europe 600 Index turun 0,5%, tertekan oleh pelemahan sektor tambang dan energi. Tekanan berlanjut setelah bursa AS dibuka, dengan diawali laporan keuangan sejumlah emiten yang lebih rendah dari perkiraan.

FTSE 100 London melemah 0,38% (-26,62 poin) menjadi 7.070,88.
DAX 30 Frankfurt turun 0,44% (-46,92 poin) ke level 10.577,16.
CAC 40 Paris melorot 0,57% (-25,52 poin) di posisi 4.471,74.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi berakhir menguat di tengah penantian rilis risalah rapat Federal Reserve AS, September lalu. Analis mengatakan, rilis sejumlah data yang positif secara keseluruhan, memberikan “lampu hijau” kenaikan suku bunga Amerika pada akhir 2016. Sejumlah pejabat The Fed, pekan lalu, juga mengatakan ada kasus yang kuat untuk menaikkan suku bunga, dan bank sentral tidak harus menunda kenaikan tersebut. Hasil polling debat calon presiden AS yang condong memenangkan Hillary Clinton ikut mendorong kenaikan dolar. Indeks Dollar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju naik 0,79 persen menjadi 97,690.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1062

0.0008

+0.07%

6:53 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.2224

0.0101

+0.83%

6:53 PM

Yen (USD-JPY)

103.44

-0.07

-0.07%

6:45 PM

Yuan (USD-CNY)

6.7220

0.0145

+0.22%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,032.00

55.00

+0.42%

4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 11/10/2016 (ET)

Komoditas

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) dan Brent North Sea di bursa komoditas New York dan London, hingga pagi tadi bergerak melemah setelah para pemimpin industri minyak Rusia memberikan respon beragam terhadap kesepakatan pemangkasan produksi yang diusulkan OPEC. Pernyataan presiden Rusia yang mendukung kesepakatan tersebut, ditentang oleh CEO Rosneft PJSC, produsen minyak terbesar Rusia, yang mengatakan perusahaannya tidak memiliki rencana untuk mengurangi produksi minyak. IEA menyatakan pasokan minyak dunia bisa turun lebih cepat jika terjadi pemangkasan produksi, namun tidak jelas seberapa besar penurunan yang akan terjadi.

Harga minyak WTI untuk penyerahan November turun 56 sen (-1,1%) menjadi US$50,79 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman Desember turun 78 sen (-1,3%) menjadi US$52,36 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir pelemahan, tertekan oleh penguatan dolar AS dan spekulasi kenaiikan suku bunga The Fed pada akhir tahun. Namun pelemahan indeks di bursa saham Wall Street sedikit mencegah penurunan harga emas yang lebih dalam.

Harga emas untuk pengiriman Desember turun 0,03% menjadi US%1.259,70 per ounce.
Harga emas di pasar spot melorot 0,4% menjadi US$1.256,66 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news