Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan hingga jeda perdagangan hari Senin (5/10 awal pekan ini. IHSG naik 2,69% (113,34 poin) ke level 4.321,14 poin. Pelemahan data nonfarm payrolls periode bulan September di Amerika Serikat dinilai analis perlambatan ekonomi China sudah berdampak hingga ke Pasifik. Hal tersebut juga dinilai akan menekan spekulasi kenaikan suku bunga the Fed. Â
Indeks LQ45 naik 4,01% ke posisi 729,45 poin. Indeks IDX30 naik 4,17% ke level 379,24 poin. Indeks SRI Kehati melnguat 4,09% di posisi 245,39 poin. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,38% ke level 572,63 poin. Indeks SMInfra 18 menguat 3,44% ke posisi 283,36 poin.
Nilai transaksi mencapai Rp2,267 triliun. Volume trading 3,497 miliar saham. Aksi jual bersih (net sell) pemodal asing tipis hanya Rp7 miliar.
Sektor
Consumer 3,06%
Agri 2,09%
Manufaktur 3,26%
Misc-ind 2,33%
Mining 1,00%
Infrastruktur  2,03%
Trade 1,30%
Finance 3,79%
Properti  2,02%
Basic-ind +4,82%Â
Sektor industri dasar (basic-ind) menjadi lokomotif penguatan IHSG. Â Saham-saham dari sektor tersebut seperti CPIN naik +5,81 persen. AMFG naik +3,70%. APLI +6,56%. IGAR +1,38%. Â INTP +8,27%. SMBR +2,91%. SMGR +6,87%. Â WTON +3,64%. Â Sektor basic-ind menguat paling signifikan.
Selanjutnya adalah sektor finance dan consumer yang mengekor sektor basic-ind. Â Laju sektor finance dimotori saham-saham di antaranya: Â BCA +5,47%. BNI +4,10%. BRI +4,32%. BTN +2,0%. Bank Danamon +3,27%. Bank Mandiri +5,54%.
Adapun saham-saham consumer yang menguat GGRM +4,84%. ICBP +1,04%. INAF +3,25%. INDF +4,74%. KAEF +5,60%. KLBF +4,83%. SIDO +2,07%. UNVR +3,44%
Bursa Asia
Indeks utama di beberapa pasar saham Asia memulai perdagangan di zona hijau setelah data lapangan kerja periode bulan September di Amerika Serikat melemah sehingga meredam spekulasi the Fed akan menaikkan suku bunga acuan.
Lapangan kerja di AS hanya bertambah 142 ribu jauh di bawah estimasi sebanyak 203 ribu, Sementara persentase pengangguran mencapai 5,1 persen. Demikian menurut data yang dipublikasikan Departemen Tenaga Kerja AS akhir pekan lalu.
Dengan liburnya bursa China, tidak terdapat sentimen bagi regional Asia untuk menguat beberapa hari, demikian menurut Evan Lucas, analis IG Market. Tetapi, kesimpulan dari pelemahan data lapangan kerja di AS adalah bahwa perlambatan ekonomi China sedang meluas hingga ke Pasifik.Ini akan menambah ekspektasi bahwa bank sentral China atau pemerintah China akan mengubah kebijakan moneter tahun ini,ujarnya.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) up 1,86% (329,98 poin) ke level 18.055,11 poin
Indeks Hang Seng (Hong Kong) naik 1,84% (395,30 poin) ke posisi 21.901,39 poin
Indeks Shanghai (China) libur nasional hingga hari Rabu mendatang.
Indeks Straits Times (Singapura) melemah -0,67% (18,53 poin) ke posisi 2.783,88 poin.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Break__IHSG_Naik_Signifikan__Spekulasi_Kenaikan_Bunga_The_Fed_Reda&level2=newsandopinion&id=3880610&img=level1_topnews_1&urlImage=Pergerakan%20indeks_reok.jpg#.VhIoBtKUde8
Tidak ada komentar:
Posting Komentar