Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak negatif pada penutupan perdagangan hari Senin (7/3) setelah turun -0,40 persen (-19,31 poin) ke level 4.831,57 poin.
Indeks LQ45 drop -0,71% ke posisi 842,59 poin. Jakarta Islamic Index (JII) turun -0,61% ke posisi 650,55 poin. Indeks IDX30 drop -0,48% ke level 443,64 poin. Indeks Sri Kehati turun -0,19% ke posisi 285,28 poin. Indeks SMInfra 18 drop -0,31% ke level 325,43 poin.
Nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp5,495 triliun. Volume perdagangan sebanyak 5,227 miliar saham. Sementara itu pemodal asing membukukan net buy senilai Rp502 miliar.
Tim Riset Indo Premier mengatakan, IHSG mengawali perdagangan hari ini dengan menguat. Namun, aksi jual oleh pelaku pasar terhadap saham-saham dengan kapitalisasi pasar yang besar perlahan mampu menekan indeks ke zona merah.
Penguatan pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (ditutup di level Rp13.085 per dolar AS) belum mampu memberikan sentimen positif, aksi beli yang cukup besar oleh investor asing juga tidak mampu membawa IHSG kembali ke zona hijau.
Sektor pertambangan dan pertanian yang masing-masing mengalami penguatan sebesar 36 poin (+4,13%) dan 32 poin (+1,82%) menjadi penopang utama pergerakan IHSG hari ini.
Sektor:
Consumer -2,19%.
Agri 1,82%.
Manufaktur -1,68%.
Misc-ind -0,49%.
Mining 4,13%.
Infrastruktur -0,27%.
Trade -0,32%.
Finance 0,50%.
Properti 0,13%.
Basic-ind -0,75%.
Top Gainers LQ45
PTBA +11,6%
ADRO +9,6%
INCO +9,0%
ANTM +4,7%
AALI +4,5%
SRIL +3,9%
LSIP +2,7%
ADHI +2,7%
BMRI +2,0%
WIKA +2,0%
Top Losers LQ45
BMTR -4,7%
MYRX -4,2%
HMSP -3,2%
ICBP -2,7%
UNVR -2,3%
CPIN -2,2%
LPPF -1,9%
GGRM -1,8%
INTP -1,5%
JSMR -1,4%
Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan antara lain SSMS, WIKA, BMRI, BBCA, LPPF, INCO, ANTM, KLBF, SRIL dan SOCI.
Nilai Tukar Rp/USD:
Rupiah melemah -0,51% ke level Rp13.074 per dolar AS.
Bursa Asia:
Pasar modal Jepang kembali berkubang di zona negatif di tengah mayoritas indeks saham di Australia, Korsel, China menguat pada perdagangan hari Senin (7/3). Para pemodal di bursa Asia mencermati data non farm payrolls di USA yang lebih baik dari perkiraan dan target baru pertumbuhan ekonomi China sebagaimana diumumkan dalam Kongres Nasional Rakyat China pada pekan lalu.
Senior Economist Mizuho Bank, Vishnu Varathan menilai kuatnya data non farm payroll di USA mungkin memberikan peluang kenaikan suku bunga the Fed. Sementara data payrolls yang lemah menutup peluang the Fed untuk menaikkan suku bunga.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) turun -0,61% (-103,46 poin) ke level 16.911,32 poin.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) drop -0,08% (-16,98 poin) ke posisi 20.159,72 poin.
Indeks Shanghai (China) menguat 0,81% (23,19 poin) ke posisi 2.897,34 poin
Indeks Straits Times (Singapura) melemah -0,48% (-13,49 poin) ke posisi 2.823,51 poin.
Bursa Eropa:
Indeks utama pasar saham Eropa tertekan pada pembukaan perdagangan hari Senin (7/3) pagi waktu setempat.
Indeks FTSE 100 (Inggris) turun -0,6% ke level 6.165,53 poin.
Indeks DAX 30 (Jerman) melemah -0,6% ke posisi 9.764,08 poin.
Indeks CAC 40 (Perancis) drop -0,5% ke level 4.436,37 poin.
Oil:
Harga minyak menguat di pasar Asia pada perdagangan hari Senin (7/3) siang didorong oleh sentimen data payrolls di USA yang bergerak menguat. Sentimen juga bersumber dari pemangkasan aktivitas drilling memicu harapan pasokan di pasar global akan berkurang.
Harga minyak jenis WTI naik 67 sen menjadi US$36,59 per barel. Sedangkan minyak Brent naik 75 sen menjadi US$39,42 per barel.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Laju_IHSG_Tertahan__Susut_0_4_Persen&level2=newsandopinion&id=4172157&img=level1_topnews_3&urlImage=ihsg-2-daylife.jpg#.Vt1Y7NKqqko
Tidak ada komentar:
Posting Komentar