Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot -0,12 persen (-6,19 poin) ke posisi 4843,58 poin pada jeda perdagangan hari Rabu (16/3).
Indeks LQ45 drop -0,24% ke posisi 844,32 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,02% ke posisi 658,15 poin. Indeks IDX30 melemah -0,38% ke level 445,09 poin. Indeks Sri Kehati turun -0,20% ke level 286,20 poin.
Nilai transaksi mencapai Rp2,484 triliun. Volume perdagangan sebanyak 2,586 miliar saham. Sementara itu pemodal asing membukukan net sell senilai Rp297 miliar.
Nilai tukar rupiah siang ini kembali melemah -0,40 ke level Rp13.225 per dolar AS.

Indeks LQ45 drop -0,24% ke posisi 844,32 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,02% ke posisi 658,15 poin. Indeks IDX30 melemah -0,38% ke level 445,09 poin. Indeks Sri Kehati turun -0,20% ke level 286,20 poin.
Nilai transaksi mencapai Rp2,484 triliun. Volume perdagangan sebanyak 2,586 miliar saham. Sementara itu pemodal asing membukukan net sell senilai Rp297 miliar.
Nilai tukar rupiah siang ini kembali melemah -0,40 ke level Rp13.225 per dolar AS.

Bursa Asia:
Pasar saham Asia bergerak variatif pada jeda perdagangan hari Rabu (16/3) setelah bursa aham Wall Street USA ditutup melemah tadi malam. Para investor cenderung wait and see keputusan the Fed yang akan dipublikasikan besok.
The Fed diperkirakan akan tetap pada kebijakan sekarang pada meeting yang dimulai hari ini tetapi para analis akan mencermati ungkapan dari pernyataan FMOC guna mencari isyarat (kebijakan) berikutnya.
Head of Research Asia pada Julius Baer, Mark Matthews mengatakan tidak ada yang tampak membuat perhitungan mendahului the Fed, itu (sebabnya) terjadi sedikit profit taking. Menurut Matthews, the Fed harus berkata tidak ada kenaikan bunga dalam jangka panjang. Pada sisi lain dengan berbagai isyarat lebih banyak pengetatan, hasil terbaik (pasar) bergerak flat serta jangka pendek tertekan.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) melorot -0,38% (-65,70 poin) ke level 17.051,37 poin.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) drop -0,54% (-109,58 poin) ke posisi 20.179,19 poin.
Indeks Shanghai (China) naik tipis 0,14% (4,02 poin) ke level 2.868,39 poin.
Indeks Straits Times (Singapura) bergerak flat.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Break__IHSG_Masih_Tertekan__Turun_0_12_Persen&level2=newsandopinion&id=4186154&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VujwftKqqko
Pasar saham Asia bergerak variatif pada jeda perdagangan hari Rabu (16/3) setelah bursa aham Wall Street USA ditutup melemah tadi malam. Para investor cenderung wait and see keputusan the Fed yang akan dipublikasikan besok.
The Fed diperkirakan akan tetap pada kebijakan sekarang pada meeting yang dimulai hari ini tetapi para analis akan mencermati ungkapan dari pernyataan FMOC guna mencari isyarat (kebijakan) berikutnya.
Head of Research Asia pada Julius Baer, Mark Matthews mengatakan tidak ada yang tampak membuat perhitungan mendahului the Fed, itu (sebabnya) terjadi sedikit profit taking. Menurut Matthews, the Fed harus berkata tidak ada kenaikan bunga dalam jangka panjang. Pada sisi lain dengan berbagai isyarat lebih banyak pengetatan, hasil terbaik (pasar) bergerak flat serta jangka pendek tertekan.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) melorot -0,38% (-65,70 poin) ke level 17.051,37 poin.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) drop -0,54% (-109,58 poin) ke posisi 20.179,19 poin.
Indeks Shanghai (China) naik tipis 0,14% (4,02 poin) ke level 2.868,39 poin.
Indeks Straits Times (Singapura) bergerak flat.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Break__IHSG_Masih_Tertekan__Turun_0_12_Persen&level2=newsandopinion&id=4186154&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VujwftKqqko
Tidak ada komentar:
Posting Komentar