About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Kamis, 15 Oktober 2015

Market Summary: Respon Regional Asia Positif, IHSG Naik 0,5 Persen

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengut 0,5 persen (24 poin) ke level 4507,20 poin pada penutupan perdagangan hari Kamis (15/10). IHSG mengekor regional yang merespon positif pelemahan data di AS yang makin menghilangkan kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga the Fed.

Indeks LQ45 naik 1,43% ke posisi 774 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,79% ke posisi 604 poin. Indeks IDX30 naik 1,45% ke level 402 poin. Indeks SRI KEHATI menguat 0,88% ke level 260,63 poin.

Nilai transaksi tercatat Rp5,379 triliun. Volume trading sebanyak 6,681 miliar saham. Pemodal asing membukukan net sell (jual bersih) Rp11 miliar.

Sektor
Consumer +0,63%
Agri -0,48%
Manufaktur +1,74%
Misc-ind +4,58%
Mining +0,34%
Infrastruktur +1,78%
Trade -0,44%
Finance +0,64%
Properti +0,01%
Basic-ind +1,24%

Sektor-sektor saham bergerak variatif. Saham INDF berada di posisi teratas Top 10 Gainers LQ45. Saham lain yang berada di kategori Top 10 Gainers LQ45 adalah PTBA, EXCL, BBTN, ASII, BBNI, ICBP, PTPP, INTP dan ASRI. 

Sementara itu saham-saham yang berada di jajaran Top 10 Losers LQ45 adalah MNCN, SMRA, SSMS, UNTR, JSMR, UNVR, WIKA, AALI, MPPA, dan SRIL.

USD/IDR
Rupiah menguat 0,51% ke level Rp13.386 per dolar AS. 

Asia
Pasar saham Asia berjajar menguat pada penutupan trading hari Kamis (15/10) disertai koreksi komoditi yang stabil setelah data indikator perekonomian AS meningkatkan ekspektasi bahwa the Fed akan menahan kenaikan suku bunga acuan.

Analis IG Market Angus Nicholson menilai pasar Asia menyukai data ekonomi AS yang negatif. Pelemahan nilai tukar dolar AS anugerah bagi regional menaikkan komoditi ekspor dan menurunkan pembayaran surat utang obligasi korporasi dalam utang mata uang dolar AS di Asia.

Bursa Wall Street melemah pada perdagangan tadi malam, seiring para investor yang mencermati kinerja sektor banking yang variatif sebagaimana estimasi penjualan ritel yang lebih lemah dari perkirakan di tahun 2016.  

Indeks Nikkei 225 naik 1,15% (205,90 poin) di posisi 18.096,90 poin
Indeks Hang Seng (Hong Kong) naik 2,00% (448,26 poin) ke level 22.888,17 poin
Indeks Shanghai (China) naik 2,32% (75,63 poin) ke posisi 3338,07
Indeks Strait Times (Singapura) naik 0,94% (28,02 poin) ke level 3.011,94 poin.

Bursa Eropa
Indeks utama di pasar saham Eropa bergerak positif pada pembukaan perdagangan hari Kamis (15/10) pagi waktu setempat merespon data perekonomian di AS yang dirilis hari Rabu kemarin membatalkan kekhawatiran kenaikan suku bunga the Fed akan segera terjadi. Indeks acuan bursa Eropa, the Stoxx Europe 600 naik 1,6 persen.

Indeks FTSE 100 up 0,86% ke level 6.322,97 poin
Indeks DAX 30 naik 0,85% ke posisi 9.999,64 poin
Indeks CAC 40 naik 0,93% ke level 4.651,77 poin

Oil
Harga minyak di pasar komoditi Asia bergerak variatif seiring publikasi data kenaikan produksi minyak OPEC mendongkrak ekspektasi banjir pasokan global akan terus menerus sampai tahun depan.

Harga minyak WTI melemah 0,43% ke posisi 46,44 dolar AS per barel. Sementara minyak Brent naik 0,24% ke posisi 49,27 dolar AS per barel.

(afp/cnbc/awsj)




Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Respon_Regional_Asia_Positif__IHSG_Naik_0_5_Persen&level2=newsandopinion&id=3900529&img=level1_topnews_2&urlImage=#.Vh94vG5RLgw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news