Ipotnews - Laju Indeks
Harga Saham Gabungan (IHSG) sedikit tersendat setelah mencatat penguatan
signifikan 2,18% pada pekan lalu. IHSG ditutup menguat 0,9 persen (41
poin) ke level 4.630,71 poin hari Senin (10/12).
Indeks LQ45
naik 0,76% ke posisi 795 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,14% ke
posisi 616 poin. Indeks IDX30 naik 0,75% ke level 414 poin. Indeks SRI
KEHATI menguat 0,64% ke level 268,97 poin. Indeks SMInfra18 naik 0,20%
ke posisi 299,37 poin.
Nilai transaksi tercatat Rp6,736 triliun.
Volume trading sebanyak 11,051 miliar saham. Pemodal asing membukukan
net buy (beli bersih) Rp306 miliar.
Sektor
Consumer +0,58%
Agri +1,36%
Manufaktur +0,08%
Misc-ind -1,78%
Mining +2,99%
Infrastruktur +0,63%
Trade +0,09%
Finance +1,28%
Properti +0,72%
Basic-ind +1,11%
Sektor
berbasis komoditi menjadi pengerek IHSG pada perdagangan hari Senin.
Saham mining naik paling signifikan ditopang antara lain kenaikan saham
INCO sebesar 8,7 persen. ADRO naik 2,9 persen dan PTBA naik 2,7 persen.
Sedangkan saham-saham agri yang naik antara lain AALI naik 2,01 persen.
BWPT 0,47%. DSNG +5,0%. JAWA +1,22%. SIMP +2,55%. SSMS +0,81%. TBLA
+0,20%.
Sementara ambil untung terjadi pada sektor aneka
industri (misc-ind) usai menjadi pengerek IHSG naik signifikan pada
pekan lalu. Saham-saham misc-ind menjadi satu-satunya sektor yang
bergerak negatif. Harga saham misc-ind yang melemah di antaranya: PTSN
-8,96%. SRIL -1,28%. STAR -1,75%.
USD/IDR
Rupiah menguat tipis 0,06% pada perdagangan Senin ke level Rp13.412 per dolar AS.
Asia
Indeks
saham China menjadi lokomotif kenaikan regional Asia pada perdagangan
hari Senin (12/10) di tengah ekspektasi bahwa pemerintah China akan
menggulirkan kebijakan stimulus untuk menangkal perlambatan ekonomi
negara tersebut.
Surat Kabar China Securities Journal yang
mengutip bank senior, memberitakan koreksi pasar saham akan berakhir
sehingga akan mendorong lebih lanjut animo terhadap pasar saham.
Sementara Reuters memuat pernyataan Yi Gang, Wakil Gubernur Bank Rakyat
China (PBOC) mengatakan dalam pertemuan IMF, World Bank di Peru, bahwa
koreksi pasar saham China sudah terbatas karena CHina telah mengambil
serangkaian kebijakan untuk mengindari risiko sistemik.
Bank
sentral China mengumumkan pekan kemarin skema pilot proyek yang
mengizinkan bank memberi kredit dengan jaminan aset berkualitas tinggi.
Indeks Nikkei 225 libur nasional.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) naik 1,21% (272,13 poin) ke level 22.730,93 poin
Indeks Shanghai (China) naik 3,28% (104,51 poin) ke posisi 3287,66
Indeks Strait Times (Singapura) naik 1,05% (31,52 poin) ke level 3.030,02 poin.
Bursa Eropa
Indeks
utama pasar saham Eropa bergerak flat pada pembukaan trading hari Senin
(10/12) setelah sempat menguat sehari sebelum akhir pekan lalu. Para
pemodal di pasar Eropa mencermati apakah the Fed akan menaikkan suku
bunga tahun ini.
Indeks FTSE 100 drop 0,09% ke level 6.410,22 poin
Indeks DAX 30 naik 0,32% ke posisi 10.128,49 poin
Indeks CAC 40 naik tipis 0,08% ke level 4.705,22 poin
Oil
Harga
minyak di pasar Asia mempertahankan penguatan didorong oleh pelemahan
nilai tukar dolar AS dan ekspektasi demand yang naik akan mengurangi
banjir pasokan minyak global. Di sisi lain para investor wait and see
data indikator ekonomi China yang akan dipublikasikan pekan ini.
Harga
minyak WTI naik 0,89% ke posisi 50,07 dolar AS per barel. Sementara
minyak Brent naik 0,91% ke posisi 53,13 dolar AS per barel.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Pada_Perdagangan_Awal_Pekan__Laju_IHSG_Belum_Terbendung&level2=newsandopinion&id=3895235&img=level1_topnews_1&urlImage=IDX2big.jpg#.VhuLb25RLgw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar