About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Senin, 21 Maret 2016

Market Brief: Asia Cenderung Menguat, IHSG Berpotensi Berbalik Naik

Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini (22/3) dibuka cenderung menguat, mempertegas tren kenaikan di bursa saham AS, ditopang oleh kenaikan harga minyak dunia. Indeks Nikkei 225,dibuka kembali setelah libur panjang akhir pekan dengan melesat hampir 2 persen.

Kenaikan indeks didorong oleh kenaikan harga saham eksportir yang didukung oleh pelemahan kurs yen terhadap dolar. Indeks Nikkei 225 melambung 1,77% (295,72 poin) ke level 17.020,53 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama, indeks ASX 200 Australia bergerak melemah, turun 0,13% (-6,97 poin) ke posisi 5.159,60. Indeks tertekan oleh penurunan harga saham-saham emiten keuangan dan pertambangan, seiring dengan melemahnya harga sejumlah komoditas hasil tambang logam.

Indeks Kospi Korea Selatan cenderung mendatar, naik 0,04% menjadi 1.990,57. Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka menguat 0,39% menjadi 20.765,07. Indeks Shanghai Composite, China turun 0,57% ke level 3.001,63

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diharapkan akan mampu bermanuver di zona hijau, mengikuti tren positif di bursa saham AS dan Asia, setelah kemarin tergeliincir ke zona merah. Sejumlah analis memperkirakan indeks berpeluang berbalik menguat berupaya menembus level 4.900, didukung sentimen positif pemulihan laba bersih sejumlah emiten.

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di burs Wall Street, pagi tadi berakhir dengan mencatatkan sedikit kenaikan di semua indeks saham acuan, dipimpinn oleh kenaikan di sektor telekomunikasi dan kesehatan. Gairah pasar meredup yang ditandai dengan minimnya volume perdagangan, terendah pada tahun ini, menjelang libur Paskah..

Dow Jones Industrial Average naik 0,12% (21.57 poin) menjadi 17.623,87.
S&P 500 menguayt 0,10% (2.02 poin) ke level  2.051,60.
Nasdaq Composite tumbuh 0,28% (13.23 poin) ke posisi 4.808,87.

Harga ETF saham Indonesia di New York Stocks Exchange turun 1,33% menjadi US$23,66.

Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup melemah dalam kondisi perdagangan yang kurang bergairah. Kenaikan harga minyak, gagal mendongkrak indeks.

FTSE 100 London melemah 0,08% (-5,06 poin) menjadi 6.184,58.
DAX 30 Frankfurt turun tipis 0,02% (-2,16 poin) di posisi 9.948,64.
CAC 40 Paris anjlok 0,78% (-34,71 poin) ke level 4.427,80.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS di pasar uang New York, terhadap sejumlah mata uang dunia, pagi tadi menguat setelah presiden The Fed Atlanta dan San Fransisco mengindikasikan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan April. Isu keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) ikut mendorong penguatan dolar. Indeks Dolar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang mitra dagang AS naik 0,21 persen menjadi 95,29.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1240

-0.0001

-0.01%

7:03 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.4373

0.0004

+0.03%

7:03 PM

Yen (USD-JPY)

112.12

0.17

+0.15%

7:03 PM

Yuan (USD-CNY)

6.4845

0.0129

+0.20%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,151.50

35.00

+0.27%

4:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 21/3/2016 (ET)

Komoditas

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) di bursa komoditas New York dan Brent North Sea di London, hingga pagi tadi ditutup menguat didukung oleh faktor teknikal. Pernyataan Sekjen OPEC yang meyakini bahwa pertemuan produsen minyak dunia pada 17 April akan berdampak positif, memperkuat sentimen kenaikan harga minyak. Penurunan data persediaan minyak AS di Cushing, Oklahoma, sebesar 570.574 barel menjadi 69,05 juta barel ikut mendongkrak harga minyak.

Harga minyak WTI untuk pengiriman April naik 47 sen menjadi US$39,91 per barel.
Harga minyak Brent untuk penyerahan Mei naik 34 sen menjadi US$41,54 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melemah, tertekan oleh penguatan nilai tukar dolar dan pasar ekuitas. Penurunan harga emas tertahan oleh laporan penjualan  existing home sebesar 7,1 persen selama Februari menajdi 5,08 juta unit.

Harga emas untuk pengiriman April turun US$10,1 (-0,81%) menjadi US$1.244,20 per ounce.
Harga emas di pasar spot turun 0,82% menjadi US$1.244,20 per ounce.
 (AFP, CNBC, Reuters)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news