Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,28 persen (13,29 poin) ke level 4778,79 poin pada penutupan perdagangan hari Kamis (18/2).
Indeks LQ45 naik 0,39% ke posisi 838,79 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,49% ke posisi 641,41 poin. Indeks IDX30 turun -0,06% ke level 439,04 poin. Indeks Sri Kehati menguat 0,05% ke posisi 283,14 poin. Indeks SMInfra 18 naik 0,29% ke level 323,44 poin.
Nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp6,315 triliun. Volume perdagangan sebanyak 5,478 miliar saham. Sementara itu pemodal asing membukukan net buy senilai Rp253 miliar.
Sektor:
Consumer 0,64%.
Agri -1,07%.
Manufaktur 0,63%.
Misc-ind 0,61%.
Mining 1,18%.
Infrastruktur 0,55%.
Trade -0,47%.
Finance 0,30%.
Properti -0,76%.
Basic-ind 0,62%.
Top 10 Gainers LQ45
PGAS +8,0%
INCO +7,0%
PTBA +5,2%
INDF +4,2%
BMTR +3,8%
MNCN +1,9%
INTP +1,8%
MYRX +1,8%
KLBF +1,2%
AKRA +1,0%
Top 10 Losers LQ45
AALI -4,3%
SMRA -3,6%
SRIL -3,5%
ADRO -3,5%
SCMA -2,7%
TBIG -2,4%
BBTN -2,2%
PWON -2,0%
ICBP -1,8%
BSDE -1,7%
Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan antara lain: PGAS, TLKM, SRIL, ELSA, PWON, ASII, BMRI, SSMS, BBRI, BBCA.
Nilai Tukar Rp/USD:
Rupiah melorot -0,37% ke level Rp13.481 per dolar AS.
Bursa Asia:
Pasar saham Asia bergerak menguat pada penutupan perdagangan hari Kamis (18/2) meskipun sebagian besar data makro ekonomi memburuk. Bursa saham China melemah berlawanan dengan bursa regional.
Analis IG Spreadbetter, Chris Weston menilai pelaku pasar saham Asia keluar dari kekhawatiran ketakutan trading. Menurutnya terlalu takut rugi hanya merupakan risiko buruk yang moderat dibandingkan dengan kehilangan peluang dan yang telah terjadi pada aktivitas trading hari ini telah mengingatkan fenomena tersebut.
Inflasi bulan Januari China sebesar 1,8 persen (YoY), dibawah perkiraan para analis. Polling Reuters mengestimasi inflasi China periode tersebut 1,9 persen. Indeks harga produsen turun 5,3 persen pada Januari, turun dibanding periode Desember sebesar 5,9 persen.
Ekspor Jepang periode Januari turun 12,9 persen (YoY), lebih buruk dari konsensus para analis sebesar 11,3 persen.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) naik 2,28% (360,44 poin) ke level 16.196,80 poin.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) menguat 2,32% (438,51 poin) ke posisi 19.363,08 poin.
Indeks Shanghai (China) melemah -0,16% (-4,45 poin) ke posisi 2.862,89 poin
Indeks Straits Times (Singapura) naik 1,67% (43,78 poin) ke posisi 2.657,57 poin.
Bursa Eropa:
Bursa Eropa dibuka variatif pada perdagangan hari Kamis (18/2) pagi waktu setempat setelah bergerak naik tajam pada beberapa sesi sebelumnya.
Indeks FTSE 100 (Inggris) turun -0,2% ke level 6.021,6 poin.
Indeks DAX 30 (Jerman) naik 0,5% ke posisi 9.428 poin.
Indeks CAC 40 (Perancis) menguat 0,5% ke level 4.255,1 poin.
Oil:
Minyak di bursa komoditi Asia bergerak positif merespon komentar Menteri Perminyakan Iran yang menghargai komitmen Rusia dan Saudi Arabia membekukan produksi. Hal ini dinilai sebagai harapan stabilitas di pasar komoditi.
Harga minyak jenis WTI naik 50 sen menjadi US$31,16 per barel. Sedangkan minyak Brent naik 25 sen menjadi US$34,75 per barel.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Bursa_Domestik_Menguat_0_28_Persen&level2=newsandopinion&id=4135147&img=level1_topnews_1&urlImage=IHSG-OKbig.jpg#.VsWacNKqqko
Tidak ada komentar:
Posting Komentar