Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap bertengger di zona hijau pada penutupan perdagangan hari Selasa (6/10) setelah menguat 2,35 persen. IHSG menguat 102,08 poin ke posisi 4,445,78 poin. Aksi beli pemodal asing makin menguat signifikan.
Indeks LQ45 naik 3,49% ke posisi 756,31 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,53% ke posisi 596,68 poin. Indeks IDX30 naik 2,78% ke level 392,05 poin. Indeks SRI KEHATI menguat 3,93% ke level 256,51 poin. Indeks SMInfra18 naik 1,84% ke posisi 290,27 poin.
Nilai transaksi tercatat Rp7,217 triliun. Volume trading sebanyak 6,520 miliar saham. Pemodal asing membukukan net buy (beli bersih) hingga Rp821 miliar.
Sektor
Agri -1,28%
Mining -0,64%
Properti 1,07%
Infrastruktur 2,15%
Finance 3,20%
Trade 0,67%
Manufaktur 1,91%
Consumer 0,01%
Basic-ind 0,58%
Misc-ind 7,07%
Penopang utama laju kenaikan IHSG masih sektor aneka industri (misc-ind) yang menguat paling signifikan. Motor penggerak sektor misc-ind antara lain saham ASII yang naik +11,27%. GJTL +6,19%. PTSN +4,76%. SMSM +1,01 persen dan SRIL +1,25%.
Selanjutnya sektor finance dan infrastruktur. Saham-saham finance yang menguat seperti ADMF +2,90%. BCA +3,19%. BNI +3,07%. BRI +3,56%. BTN +2,42%. Saham Bank Mandiri naik +8,54 persen.
Adapun saham-saham infrastruktur yang menguat adalah: BIRD +1,22%. CMNP +4,55%. EXCL +11,73%. GIAA +1,32%. ISAT +3,75%. JSMR +0,52%. PGAS +5,89%. TBIG +0,78%. TLKM +2,57%.
Sektor agri dan mining bergerak negatif. Saham agri yang melorot antara lain AALI -1,60%. BWPT -3,10%. SGRO -1,33%. SIMP -0,22%. SSMS -1,67%. Sementara saham sektor mining yang melemah ELSA -2,54%. ESSA -4,24%. INCO -6,64%. MEDC -1,24%. KKKGI -2,26%.
USD/IDR
Sempat lanjut menguat tajam 1,53% ke posisi Rp14.233 per USD.
Asia
Pasar modal regional di Asia melanjutkan penguatan untuk kedua harinya pada perdagangan hari Selasa (6/10) mengekor rally bursa saham Wall Street Amerika Serikat. Para investor di Asia juga sedang mencermati kebijakan beberapa bank sentral regional.
Ekspektasi yang kian luas, memperkirakan bank sentral Australia akan mempertahankan suku bunga acuan 2 persen dan disebutkan ini akan mempertahankan kebijakan moneter akomodatif. Sementara itu bank sentral Jepang memulai meeting 2 hari dan akan merumuskan hasil meeting pada hari Rabu mendatang.
Amerika Serikat dan Jepang serta 10 negara pasifik mencapai kata sepakat setelah 5 tahun menggalang Trans Pacific Partnership (TPP). Kabar tersebut juga menjadi sentimen pendorong bursa Asia.
Indeks Nikkei 225 naik 1,00% (180,61 poin) ke posisi 18.186,10 poin.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) turun tipis 0,10% (22,88 poin) ke level 21.831,62 poin
Indeks Shanghai (China) libur nasional
Indeks Strait Times (Singapura) naik 1,61% (45,82 poin) ke level 2.897,07 poin.
Bursa Eropa
Bursa Eropa bergerak datar pada sesi opening perdagangan hari Selasa (6/10) setelah rebound hari Senin kemarin. Pasar saham Eropa gagal mengekor rally pasar saham Wall Street Amerika Serikat dan bursa Asia. Para investor di Eropa bersikap hati-hati setelah data output industri Jerman melemah.
Indeks FTSE 100 naik tipis 0,06% ke level 6.302,97 poin
Indeks DAX 30 turun 0,10% ke posisi 9.805,41 poin
Indeks CAC 40 drop 0,14% ke level 4.610,43 poin
Oil
Harga minyak di bursa komoditi Asia bertahan di level 46 dolar AS per barel pada perdagangan hari Selasa (6/10) menjelang publikasi cadangan minyak Amerika Serikat, dipandang terkait erat sebagai indikator demand dari negara penyerap energi tersebut.
Harga minyak WTI naik 11 sen ke posisi 46,37 dolar AS per barel. Sementara minyak Brent naik 18 sen ke posisi 49,43 dolar AS per barel.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Pemodal_Asing_Makin_Agresif__IHSG_Naik_2_35%&level2=newsandopinion&id=3884123&img=level1_topnews_2&urlImage=ihsg_200big.jpg#.VhOkntKUde8
Tidak ada komentar:
Posting Komentar