About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Minggu, 22 Februari 2015

Market Brief: Sejumlah Indeks Catatkan Rekor, IHSG Terpapar Sentimen Positif

Ipotnews - Mengawali Tahun Baru Kambing, pagi ini (23/2) bursa saham utama Asia dibuka menguat menyambut hasil perundingan utang Yunani. Jelang akhir pekan kemarin para menteri keuangan zona euro bersepakat untuk memperpanjang dana talangan Yunani selama empat bulan sehingga mencegah negeri terlilit utang itu dari gagal bayar dan menghapus kekhawatiran akan terjadinya Grexit, atau keluarnya Yunani dari zona euro.

Pagi ini bursa saham Jepang dibuka dengan melanjutkan rekor yang dicapai pada penutupan bursa akhir pekan kemarin. Pada pembukaan bursa, indeks Nikkei 225 langsung melesat 0,9% bertengger di level 18.499, tertinggi dalam 15 tahun. Indeks S&P/ASX 200 Australia juga naik 0,3%, didorong oleh baiknya kinerja sejumlah emiten dan terus melaju dengan mencatatkan kenaikan 0,47% menjadi 5.909,40 pada pukul 8.25 WIB. Namun hari ini bursa Asia belum seramai biasanya, karena bursa saham China, Taiwan dan Vietnam masih libur.

Time Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya bursa global diperkirakan dapat menjadi sentimen positif bagi indeks. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak mixeddengan kecendrungan menguat, support 5.375 dan resist 5.425. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: SCMA [SCMA 3,710 10 (+0,3%)], APLN [APLN 471 9 (+1,9%)], NRCA [NRCA 1,445 75 (+5,5%)] dan WIKA [WIKA 3,635 70 (+2,0%)].

Amerika Serikat dan Eropa

Bursa saham Wall Street menutup akhir pekan perdagangan bursa pekan lalu dengan mencatatkan rekor. Kesepakatan perpanjangan dana talangan Yunani selama empat bulan, membalik arah pergerakan harga saham yang sempat dibuka di zona merah.

Dow Jones Industrial Average menguat 0,9%, mencatatkan rekor pertama penutupan sepanjang 2015, di level 18.140,44.
S&P 500  membukukan kenaikan 0,6% menjadi 2.110,30.
Nasdag Composite memperpanjang kenaikan indeks menjadi delapan hari berturut-turut, naik 0,6%, menjadi  4.955,97.

Harga ETF saham Indonesia yang diperdagangkan di Wall Street naik 0,98% ditutup di 27,81.

Jelang penutupan bursa akhir pekan kemarin, bursa saham utama Eropa sedikit menguat didorong oleh kenaikan indeks PMI gabungan 19 negara zona euro yang mengindikasikan peningkatan aktivitas ekonomi pada Februari dibanding sebulan sebelumnya. Meskipun pasar ditutup sebelum pertemuen menteri keuangan zona euro, namun pasar tetap optimis akan adanya solusi terbaik atas utang Yunani.

DAX 30 Frankfurt naik 0,38% menjadi 11.050,64.
CAC 40 Paris relatif stabil, hanya turun 0,05% ke level 4.830,90.
FTSE 100 London, meningkat 0,38% ditutup di  level 6.915,20.

Nilai Tukar Dolar AS

Kesepakatan para menteri keuangan zona euro, akhir pekan kemarin, mendorong penguatan euro terhadap dolar AS. Namun kesepakatan itu relatif tidak mengubah nilai tukar dolar AS terhadap enam mata uang dunia. Indeks dolar AS menguat tipis, ditopang oleh penguatan dolar AS terhadap pounsterling, yen, dan sejumlah mata uang Asia.

Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih akan mengalami tekanan nilai tukar terhadap dolar AS, melanjutkan tren penurunan yang terjadi. Analis berpendapat masih sulit mengharapkan imbas positif dari kenaikan euro terhadap dolar, karena pemerintah dan Bank Indonesia menilai tren pelemahan rupiah masih wajar dan tidak mengkhawatirkan.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot
(5:05 PM EST 2/20/2015)


last(mid)
change
% chg
Euro (EUR/USD)
1.1381
0.0012
0.11%
Pound (GBP/USD)
1.5399
-0.0017
-0.11%
Yen (USD/JPY)
119.00
0.05
0.04%
Yuan (USD/CNY)
6.2546
-0.0002
0.00%
Rupiah (USD/IDR)
12840
-36
-0.28%
US Dollar Index
94.31
0.09
 0.09%
Sumber : WSJ.com,20/2/2015

Komoditas

Meskipun harga minyak pemanas (heating oil) naik lebih dari 6% di bursa komoditas AS, namun akhir pekan kemarin harga minyak mentah WTI untuk pengiriman Maret melorot 82 sen, ditutup di harga US$50,34 per barel. Berkurangnya jumlah anjungan pengeboran minyak AS sebanyak 37 rig selama pekan ini, dinilai masih tak sebanding dengan besarnya persediaan minyak AS yang mencapai rekor tertinggi sejak 1982. Sementara itu harga minyak mentah Brent hanya sedikit berubah, masih di kisaran US$60 per barel, memperbesar selisih harga dengan minyak mentah WTI.

Harga emas melorot setelah menteri-menteri keuangan zona euro bersepakat untuk memperpanjang bantuan keuangan ke Athena. Harga emas di pasar spot turun 0,7 persen menjadi US$1.199 per ounce menambah akumulasi penurunan selama sepekan kemarin menjadi 1,6%.

Harga Komoditas di Bursa Berjangka
5:23 PM EST 2/19/2015


Delivery
last
change
% chg
Market
WTI Crude Oil
Apr ‘15
50.75
-1.08
-2.08%
NYMEX
Brent Crude
Apr ‘15
60.10
-0.11
-0.18%
ICE EU
Gold
Apr ‘15
1203.2
-4.4
-0.36%
COMEX
Sumber WSJ.com 20/2/2015

Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Brief__Sejumlah_Indeks_Catatkan_Rekor__IHSG_Terpapar_Sentimen_Positif&level2=newsandopinion&id=3409364&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VOqHInysVWI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news