About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Kamis, 19 Februari 2015

Market Brief: Market Global Mixed, IHSG Cenderung Uptrend Dibayangi Profit Taking

Ipotnews - Bursa saham Asia dibuka mixed menjelang akhir pekan ini, investor wait and seekelanjutan perundingan utang Yunani yang memasuki tenggat Jumat ini (20/2). Pasar berekspektasi tinggi bahwa kesepakatan akan tercapai meskipun diperkirakan hanya berupa solusi jangka pendek, dalam tekanan penolakan Jerman terhadap proposal yang diajukan Athena. Kondisi tersebut menghembuskan sentimen positif melanjutkan rekor di sejumlah bursa saham global ditopang oleh pernyataan Federal Reserve AS, kemarin, untuk tidak terburu-buru menaikkan suku bunga.

Melanjutkan penguatan indeks yang mencatatkan rekor kemarin, pagi ini indeks Nikkei 225 Jepang dibuka menguat dan melaju 0,44% ke level 18.345,88 pada pukul 8:26 WIB. Pada jam yang sama indeks S&P/ASX 200 justru menyusut 0,36% menjadi 5.883,10, tertekan oleh memburuknya laba sejumlah emiten dan penurunan harga komoditas.

Pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan mixed, setelah menembus rekor baru pada perdagangan Rabu (18/2). Analis menyebutkan, keberhasilan IHSG menembus level resisten konsolidasi 5389 merupakan peluang untuk melanjutkan pola uptrend ke level 5.444, ditopang oleh stabilitas perekonomian domestik dan sentimen positif bursa global. Namun pasar berpotensi berbalik arah, terdesak oleh aksi ambil untung setelah pencatatan rekor.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, bursa global yang mengalami mixed karena pengaruh dari melemahnya harga minyak dunia diperkirakan akan memberikan tekanan pada indeks. Sedangkan dari dalam negeri, menurunnya posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan IV-2014 diperkirakan dapat menjadi katalis positif bagi indeks. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak mixed dengan kecendrungan menguat, support 5.370 dan resist 5.415. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: BEST [BEST 680 25 (+3,8%)], WIKA[WIKA 3,565 70 (+2,0%)], WSKT [WSKT 1,795 10 (+0,6%)] dan SSIA [SSIA 1,285 70 (+5,8%)].

Amerika Serikat dan Eropa

Wall Street ditutup cenderung melemah pagi tadi, melanjutkan penurunan pada penutupan kemarin dan pembukaan semalam. Buruknya kinerja sejumlah emiten, dan penolakan Jerman terhadap proposal penyelesaian utang Yunani menekan laju pergerakan indeks Dow Jones dan S&P 500.

The Dow Jones Industrial Average melorot 44.0 poin (0.24 persen) di level 17.985,77.
The S&P 500 turun 2.20 poin (0.10 persen) ke 2,097.48,.
Nasdaq sedikit menguat 0,37 persen (18.34 poin) menjadi 4.924,70.

Harga ETF saham Indonesia yang diperdagangkan di Wall Street (EIDO) turun 0,14% (0,04 poin) menjadi 27,54.

Sebagian besar bursa saham Eropa menguat tadi malam ditopang oleh keyakinan investor akan hasil perundingan utang Yunani. Bursa saham Frankfurt melesat dan ditutup dengan mancatatkan rekor baru. Sementara bursa saham London melempem terguyur penurunan harga minyak dan aksi ambil untung, setelah mencatatkan rekor tertinggi sehari sebelumnya.

DAX 30 Frankfurt naik 0,37% mencatatkan rekor 11.001,94 untuk pertama kalinya.
CAC 40 Paris melaju 0,71% berakhir di level 4.833,28, tertingggi sejak Juni 2008.
FTSE 100 London tergelincir 0,13% jatuh ke level 6.888,90.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama dunia dini hari tadi terangkat oleh rencana Bank Nasinal Swiss (SNB) untuk membeli dolar. Kurs euro terhadap dolar AS sedikit tertolong dari penurunan tajam oleh permintaan Yunani untuk enam bulan perpanjangan kesepakatan utang. Indeks dolar terhadap enam mata uang utama dunia sedikit menguat dari 93,835 menjadi 94,221.

Pelemahan euro akibat adanya aksi wait and see para pelaku pasar terhadap masalah penyelesaian utang Yunani dengan Uni Eropa diperkirakan akan berimbas pada tertekannya laju rupiah hari ini. Depresiasi rupiah juga dipengaruhi oleh belum adanya sentimen positif yang mampu mendorong rupiah untuk bergerak naik.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot
(5:48 PM EST 17/2/2015)
wp mb20
Komoditas

Harga minyak global kembali anjlok setelah rilis data persediaan minyak AS yang meningkat mendekati rekor tertinggi. Harga minyak mentah WTI untuk pengiriman Maret bahkan sempat terpuruk ke bawah US$50 per barel pada perdagangan sebelumnya. Harga minyak mentah Brent juga turun terpengaruh oleh melimpahnya persediaan minyak AS yang melebihi perkiraan.

Harga emas di bursa berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada pagi ini, pasar bereaksi terhadap rilis risalah pertemuan The Fed setelah ditutup melemah pada hari sebelumnya.

Harga Komoditas di Bursa Berjangka
5:23 PM EST 2/19/2015
wp mb20A
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Brief__Market_Global_Mixed__IHSG_Cenderung_Uptrend_Dibayangi_Profit_Taking&level2=newsandopinion&id=3406095&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VOaVCOasVWI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news