About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Rabu, 11 Februari 2015

Market Brief : Isu Yunani Masih Membayangi, IHSG Mixed

Ipotnews - Isu Yunani masih membayangi pergerakan bursa saham global hingga dini hari tadi. Laporan awal pertemuan darurat para menteri keuangan kawasan euro di Brussel menyebutkan bahwa kedua pihak masih memerlukan waktu untuk membahas kelanjutan program dana talangan untuk Yunani. Melemahnya harga minyak juga membayangi pergerakan saham global.

Asia

Bursa saham Asia pagi ini dibuka mixed, seiring dengan sikap investor yang masih memantau kelanjutan negosiasi antara pemerintah Yunani dang para kreditur zona euro. Indeks Nikkei 225 dibuka menguat 1,7% seiring dengan penguatan nilai tukar yen terhadap dolar AS. Sentimen positif dihembuskan oleh peningkatan data pemesanan mesin yang melebihi perkiraan, mendorong kenaikan harga saham emiten produsen elektronik dan otomotif. Indeks saham Australia S&P ASX 200 naik tipis 0,1 persen pada awal perdagangan, namun melorot kembali tertekan sentimen negatif penurunan harga komoditas, dan melemahnya pendapptan sejumlah emiten besar.

Sejumlah analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih bisa diharapkan untuk mempertahankan pola uptrend melanjutkan misi bullish, setelah kemarin bertahan di zona hijau. Namun sepanjang perdagangan kemarin laju IHSG cenderung sideways yang menandakan masih adanya aksi jual di tengah harapan akan terjadinya penguatan lanjutan.

Tim Riset Indo Premir berpendapat, bursa regional yang bergerak mixed diperkirakan akan membuat pergerakan indeks fluktuatif. IHSG diprediksi akan mixed dengan kecendrungan menguat, support 5.310 dan resist 5.360. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:WIKAWIKA [ 0 0 (+0,0%)], ADHI [ADHI 3,500 30 (+0,9%)], CPIN [CPIN 3,785 -70 (-1,8%)] dan INAF[INAF 311 32 (+11,5%)]

Amerika Serikat & Eropa

Dini hari tadi, bursa saham Wall Street ditutup sedikit menguat. Investor memilih berikap pasif menunggu kelanjutan renegosiasi utang yunani.

Dow Jones Industrial Average turun 0,04% (6,62 poin) menjadi 17.862,14.
S&P 500 cenderung flat, turun 0,06 poin ke posisi 2.068,53.
Nasdaq Composite naik tipis 0,28% (13,54 poin) di level 4.801,18
Nilai ETF Indonesia yang diperdagangkan di bursa New York (EIDO) berakhir di US$26,90 naik 0,77% (0,21 poin).

Bursa saham utama Eropa kembali anjlok pada penutupan semalam, karena kekhawatiran Yunani akan kembali mengajukan proposal kontroversial untuk menyelesaikan utang-utangnya. Indeks saham Yunani terpuruk 4% karena ketakutan investor bahwa Yuunani akan keluar dari zona euro, lantaran sikap keras Perdana Menteri Alexis Tsipras menolak pengetatan anggaran.

FTSE 100 London turun 0,16% menjadi 6.818,17.
CAC 40 Paris melorot 0,35% ke level 4.679,38
DAX 30 tergelincir 0,02% menjadi 10.752,11.

Nilai Tukar Dolar AS

 Nilai tukar euro terhadap dolar AS kemarin sempat melonjak cukup tinggi lantaran adanya leporan kemajuan tentang pembahasan utang Yunani oleh para menteri keuangan Eurogroup. Namun pagi tadi euro melorot lagi karena investor memilih menunggu hasil pertemuan darurat para menteri keuangan euro area di Brussel yang diperkirakan akan berjalan alot.

Indeks Spot Dollar, ukuran dollar terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,28 persen menjadi 95,0220, menempatkan tekanan pada logam mulia. Rupiha diperkirakan masih berada pada tren melemah.

Nilai Tukar Dolar AS di pasar Spot

Symbol
Last
Change
% Change
Time Trade
EUR/USD
1.1328
-0.0003
-0.03%
10:49:00 PM GMT
USD/JPY
120.33
-0.12
-0.10%
10:49:00 PM GMT
GBP/USD
1.5237
0.0001
0.01%
10:49:00 PM GMT
USD/CNY
6.2422
0.0017
0.03%
8:30:00 AM GMT
USD/IDR
12710.00
40.00
0.32%
10:46:00 AM GMT
Sumber : CNBC,12/2/2015 

Komoditas

Harga minyak dunia pagi tadi turun tajam, lantaran pernyataan Departemen Energi AS yang melaporkan bahwa stok minyak mentah komersial naik 4,9 juta barel dalam sepekan hingga 6 Februari lalu. Harga minyak mentah WTI di bursa New York Mercatile Exchange untuk pengiriman Maret nanti tersungkur ke bawah US$49 per barel. Harga minyak mentah Brent untuk penyerahan Maret di bursa Intercontinental Exchange Europe pagi tadi melorot di atas 2%.

Harga emas di bursa berjangka New York Mercantile Exchange pagi tadi juga anjlok sekitar 1%, seiring dengan menguatnya nilai tukar dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama. Nilai emas yang diukur dengan dollar menjadi lebih mahal, sehingga menjadi kurang menarik bagi investor.  Analis mengatakan penguatan dollar berpotensi mendorong Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan, sehingga memberi tekanan pada harga emas.

Harga Komoditas di Bursa Berjangka


Last Trade
Change
Volume
Market
Trade Time
WTI Crude (Mar 15)
48.84 USD
 -1.18 (-2.36%)
476,552
NYMEX
5:14:55 PM EST
Brent Crude (Mar 15)
55.24 USD
 -1.19 (-2.11%)
115,154
ICEX
5:21:47 PM EST
Gold (Aprr 15)
1219.60 USD
 -12.60 (-1.02%)
109,789
COMEX
5:14:50 PM EST
Sumber: CNBC,12/2/2015

Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Brief___Isu_Yunani_Masih_Membayangi__IHSG_Mixed&level2=newsandopinion&id=3390199&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VNwKZOasVWI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news