Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan bergerak mixed, terpengaruh sentimen bursa saham global. Sejumlah analis memprediksikan, IHSG berpotensi mengalami koreksi, namun di sisi lain masih ada minat beli yang cukup besar untuk mendorong laju IHSG.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, bursa global yang mengalami mixed diperkirakan akan membuat fluktuatif pergerakan indeks. IHSG diprediksi bergerak mixed dengan kecenderungan melemah, support 5.370 dan resisten 5.420. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: PT Kalbe Farma Tbk [KLBF 1,795
Amerika Serikat dan Eropa
Bursa saham Wall Street ditutup sedikit melemah pagi tadi, tertekan oleh data pelemahan penjualan perumahan dan menurunnya kinerja laporan keuangan sejumlah emiten. Investor juga menunggu paparan pimpinan The Fed, Jenet Yellen di depan Kongres dan Senat AS pada Selasa dan Rabu ini.
Dow Jones Industrial Average turun 0,13% (23,60 poin) ditutup di level 18.116,84
S&P 500 tergelincir 0,03% turun ke level 2.109,66.
Sebaliknya, Nasdaq Composite menguat 0,10% (5,10 poin) ke level 4.950,97.
Harga ETF saham Indonesia yang diperdagangkan di Wall Street turun 0,93% menjadi US$27,55.
Sebagian besar bursa saham utama Eropa semalam berlabuh di zona hijau, terangkat oleh hasil kesepakatan perundingan utang Yunani. Namun bursa saham London masuk ke zona merah terguncang oleh skandal perpajakan yang melibatkan HSBC Bank yang sekaligus membukukan penurunan pendapatan yang cukup besar.
DAX 30, Frankfurt melesat 0,73% mendarat di level 11.130,92.
CAC 40, Paris melambung 0,65% berahir di level 4.862,30.
FTSE 100, London susut 0,04% menjadi 6.912,16.
Nilai Tukar Dolar AS
Sikap para trader yang masih menunggu kelanjutan aksi Athena dan klarifikasi persyaratan perpanjangan utang Yunani, menahan laju nilai tukar euro terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Di sisi lain, dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama dunia yang ditunjukkan dengan menguatnya indeks dolar AS. Para trader menunggu paparan Jenet Yellen dan di depan Kongres dan Senat, berharap akan mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai rencana Teh Fed untuk menaikkan suku bunga pada tahun ini. Rupiah hari ini diperkirakan akan melanjutkan penguatan yang terjadi kemarin.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot
(5:59 PM EST 2/23/2015)
| last(mid) | change | % chg | |
| Euro (EUR/USD) | 1.1338 | 0.0003 | 0.03% |
| Pound (GBP/USD) | 1.5455 | -0.0001 | -0.01% |
| Yen (USD/JPY) | 118.83 | 0.01 | 0.01% |
| Yuan (USD/CNY) | 6.2563 | -0.0005 | -0.01% |
| Rupiah (USD/IDR) | 12865 | -38 | -0.29% |
| US Dollar Index | 94.54 | 0.23 | Â 0.24% |
Komoditas
Melanjutkan tren penurunan pekan lalu, harga minyak mentah pagi ini melorot lagi. Harga minyak mentah untuk pengiriman April mendatang anjlok ke bawah US$50 per barel, dan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei turun ke bawah US$60 per barel. Dibukanya jaringan pipa minyak baru Libya dinilai akan memperbesar pasokan minyak global yang saat ini sudah cukup berlimpah .
Harga emas emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange juga turun tertekan oleh penguatan nilai tukar dollar AS dan penurunan harga minyak.
Harga Komoditas di Bursa Berjangka
5:14 PM EST 2/23/2015
| Delivery | last | change | % chg | Market | |
| WTI Crude Oil | Apr ‘15 | 49.38 | -1.43 | -2.81% | NYMEX |
| Brent Crude | May ‘15 | 59.80 | -0.97 | -1.60% | ICE EU |
| Gold | Apr ‘15 | 1201.3 | -3.6 | -0.30% | COMEX |
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Brief__Global_Mixed__IHSG_Diperkirakan_Mixed_Cenderuung_Melemah&level2=newsandopinion&id=3412017&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VOvbSHysVWI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar