About

IPOTFUND menjual Reksadana lebih dari 241 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 39 Manajer Investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Kamis, 12 Februari 2015

Market Brief: Global Hembuskan Sentimen Positif

Sentimen positif berhembus di bursa global hingga pagi ini, investor menyambut kesepakatan gencatan senjata Rusia-Ukraina, meskipun perundingan renegosiasi Yunani dan krediturnya di Eropa belum membuahkan hasil. Sebagian besar analis tetap yakin Yunani tak akan keluar dari zona euro, dan melanjutkan program dana talangan Uni Eropa yang akan berlanjut dalam perundingan pekan depan.

Asia

Bursa saham Asia di luar Jepang, pagi ini dibuka menguat, seiring dengan berlanjutnya drama negosiasi utang Yunani dan menguatnya harga saham di bursa Wall Street. Indeks saham Australia pada awal perdagangan melompat 1,1% menyambut membaiknya harga komoditas global. Indeks Nikkei 225 melorot 0,3% setelah membukukan kenaikan pada perdagangan kemarin. Menguatnya yen menean harga saham-saham bluechips di bursa Tokyo.

Pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan melanjutkan kenaikan menjelang penutupan bursa kemarin, setelah sempat menurun pasca pembukaan sesi I. Analis memperkirakan pasar akan melanjutkan minor uptrend menjelang pengumuman besaran suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) di pekan depan.

Tim Riset Indo Premier berpendapat menguatnya bursa global akan membawa sentimen positif bagi indeks. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan menguat dengan support 5.300 dan resist 5.365. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:UNVR [UNVR 35,675 0 (+0,0%)], MNCN [MNCN 3,050 10 (+0,3%)], SCMA [MNCN 3,050 10 (+0,3%)] dan AISA [AISA 2,135 80 (+3,9%)]

Amerika Serikat & Eropa

Bursa saham Wall Street pagi tadi mengakhiri sesi perdagangan dengan kenaikan yang cukup tajam, setelah mengalami reli. Investor lebih menyambut kesepakatan gencatan senjata Ukraine-Rusia, dan kelanjutan perundingan utang Yunani, ketimbang memperhatikan data penjualan ritel yang menurun 0,8% pada Januari lalu dan kenaikan penyesuaian angka klaim awal pengangguran pekan lalu, yang naik 25%.

Dow Jones Industrial Average melaju 0,62% (110,24 poin) ke level 17.972,38
S&P 500 naik 0,96% (19,95) menjadi 2.088,48.
Nasdaq Composite melambung 1,18% (56,43) ditutup 4.857,61.

Produk ETF saham Indonesia yang diperdagangkan di bursa New York naik 2,45% (0,66 poin) menjadi 27,56 USD.

Sebelumnya, gencatan senjata Rusia-Ukraina dan optimisme perundingan Yunani juga menghembuskan sentimen positif di bursa saham utama Eropa. Indeks saham Yunnai meroket hingga 6%. Namun di bursa saham London mengalami sedikit tekanan, setlah munculnya peringatan akan kemungkinan penurunan angka inflasi Inggris dalam bulan ini.

FTSE 100 London mengakhiri perdagangan dengan naik tipis 0,15% menjadi 6.828,11.
DAX 30 Frankfurt melambung 1,56% berakhir di level 10.919,65
CAC 40 Paris menanjak  1% menjadi 4.726,20.

Nilai Tukar Dolar AS

Melemahnya data penjualan jasa ritel dan makanan yang diumumkan Depertemen Perdagangan AS, dan menurunnya angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran, yang lebih buruk dari perkiraan, menekan nilai tukar dolar AS terhadap euro dan yen. Indeks nilai tukar dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia melorot 0,5%.

Nilai Tukar Dolar AS di pasar spot 
(5:45 PM EST 2/12/2015)

last (mid)
change
% chg
(EUR/USD)
1.1402
-0.0001
-0.01%
(GBP/USD)
1.5388
0.0004
0.03%
(USD/JPY)
119.15
0.05
0.04%
 (USD/CNY)
6.2422
-0.0039
-0.06%
 (USD/IDR)
12775
-5
-0.04%
Sumber: WSJ.com, 13/2/2015

Komoditas

Harga minyak mentah di bursa New York dan London semenjak semalam mengalami reli dan berakhir pagi tadi dengan membukukan kenaikan di atas 5%, kembali menembus angka US$50 per barel. Melemahnya nilai tukar dolar AS dan pengurangan produksi menekan harga minyak di bursa berjangka untuk pengiriman Maret mendatang.

Harga emas terangkat dari harga terendahnya selama lima pekan, pada pembukaan perdagangaan semalam, didongkrak oleh melemahnya nilai tukar dolar.  

Harga Komoditas di Bursa Berjangka
(
5:21 PM EST 2/12/2015)

last
change
% chg
Crude Oil  (Mar `15)
51.34
2.50
5.12%
Brent Crude (Mar `15)
59.35
3.43
6.13%
Gold (Apr `15)
1221.7
2.1
0.17%
Sumber WSJ.com,13/2/2015

Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Brief__Global_Hembuskan_Sentimen_Positif&level2=newsandopinion&id=3393296&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VN1bmuasVWI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger news