Asia
Bursa saham Asia di luar Jepang, pagi ini dibuka menguat, seiring dengan berlanjutnya drama negosiasi utang Yunani dan menguatnya harga saham di bursa Wall Street. Indeks saham Australia pada awal perdagangan melompat 1,1% menyambut membaiknya harga komoditas global. Indeks Nikkei 225 melorot 0,3% setelah membukukan kenaikan pada perdagangan kemarin. Menguatnya yen menean harga saham-saham bluechips di bursa Tokyo.
Pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan melanjutkan kenaikan menjelang penutupan bursa kemarin, setelah sempat menurun pasca pembukaan sesi I. Analis memperkirakan pasar akan melanjutkan minor uptrend menjelang pengumuman besaran suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) di pekan depan.
Tim Riset Indo Premier berpendapat menguatnya bursa global akan membawa sentimen positif bagi indeks. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan menguat dengan support 5.300 dan resist 5.365. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:UNVR [UNVR 35,675
Amerika Serikat & Eropa
Bursa saham Wall Street pagi tadi mengakhiri sesi perdagangan dengan kenaikan yang cukup tajam, setelah mengalami reli. Investor lebih menyambut kesepakatan gencatan senjata Ukraine-Rusia, dan kelanjutan perundingan utang Yunani, ketimbang memperhatikan data penjualan ritel yang menurun 0,8% pada Januari lalu dan kenaikan penyesuaian angka klaim awal pengangguran pekan lalu, yang naik 25%.
Dow Jones Industrial Average melaju 0,62% (110,24 poin) ke level 17.972,38
S&P 500 naik 0,96% (19,95) menjadi 2.088,48.
Nasdaq Composite melambung 1,18% (56,43) ditutup 4.857,61.
Produk ETF saham Indonesia yang diperdagangkan di bursa New York naik 2,45% (0,66 poin) menjadi 27,56 USD.
Sebelumnya, gencatan senjata Rusia-Ukraina dan optimisme perundingan Yunani juga menghembuskan sentimen positif di bursa saham utama Eropa. Indeks saham Yunnai meroket hingga 6%. Namun di bursa saham London mengalami sedikit tekanan, setlah munculnya peringatan akan kemungkinan penurunan angka inflasi Inggris dalam bulan ini.
FTSE 100 London mengakhiri perdagangan dengan naik tipis 0,15% menjadi 6.828,11.
DAX 30 Frankfurt melambung 1,56% berakhir di level 10.919,65
CAC 40 Paris menanjak 1% menjadi 4.726,20.
Nilai Tukar Dolar AS
Melemahnya data penjualan jasa ritel dan makanan yang diumumkan Depertemen Perdagangan AS, dan menurunnya angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran, yang lebih buruk dari perkiraan, menekan nilai tukar dolar AS terhadap euro dan yen. Indeks nilai tukar dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia melorot 0,5%.
| Nilai Tukar Dolar AS di pasar spot (5:45 PM EST 2/12/2015) | |||
| last (mid) | change | % chg | |
| (EUR/USD) | 1.1402 | -0.0001 | -0.01% |
| (GBP/USD) | 1.5388 | 0.0004 | 0.03% |
| (USD/JPY) | 119.15 | 0.05 | 0.04% |
| (USD/CNY) | 6.2422 | -0.0039 | -0.06% |
| (USD/IDR) | 12775 | -5 | -0.04% |
Komoditas
Harga minyak mentah di bursa New York dan London semenjak semalam mengalami reli dan berakhir pagi tadi dengan membukukan kenaikan di atas 5%, kembali menembus angka US$50 per barel. Melemahnya nilai tukar dolar AS dan pengurangan produksi menekan harga minyak di bursa berjangka untuk pengiriman Maret mendatang.
Harga emas terangkat dari harga terendahnya selama lima pekan, pada pembukaan perdagangaan semalam, didongkrak oleh melemahnya nilai tukar dolar.
| Harga Komoditas di Bursa Berjangka (5:21 PM EST 2/12/2015) | |||
| last | change | % chg | |
| Crude Oil (Mar `15) | 51.34 | 2.50 | 5.12% |
| Brent Crude (Mar `15) | 59.35 | 3.43 | 6.13% |
| Gold (Apr `15) | 1221.7 | 2.1 | 0.17% |
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Brief__Global_Hembuskan_Sentimen_Positif&level2=newsandopinion&id=3393296&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VN1bmuasVWI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar